Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

RUPS PT Sari Mutiara Digelar, Pemegang Saham Soroti Transparansi Laporan Keuangan dan Aset

Rido Sitompul - Rabu, 25 Maret 2026 21:53 WIB
112 view
RUPS PT Sari Mutiara Digelar, Pemegang Saham Soroti Transparansi Laporan Keuangan dan Aset
Foto Dok/Ist
Suasana RUPS PT Sari Mutiara di Hotel Emerald Garden Medan, Rabu (25/3/2026). Terlihat para pemegang saham hadir di rapat tersebut.

Ia menyoroti tidak adanya transparansi dalam penyampaian laporan keuangan maupun data aset perusahaan selama rapat berlangsung.

Menurut Tuahman, validitas aset perusahaan tidak dapat ditunjukkan secara jelas, padahal hal tersebut merupakan bagian penting yang menjadi perhatian para pemegang saham.

"Validitas aset-aset PT tidak dapat ditunjukkan, padahal itu kita pertanyakan mengingat aset itu adalah bagian penting dalam perusahaan," ujar dr Tuahman Purba didamping kuasa hukumnya, Ranto Sibarani.

Selain itu, ia juga mengkritik laporan keuangan yang dinilai tidak akuntabel karena hanya disampaikan secara lisan tanpa dokumen tertulis yang dapat diverifikasi.

"Yang bersangkutan hanya menyampaikan secara lisan. Bagaimana mungkin laporan PT Sari Mutiara hanya disampaikan secara lisan. Padahal laporan keuangan itu seharusnya bisa dilihat, dicatat, dan dihitung. Dalam rapat tadi bahkan rekening koran saja tidak bisa ditunjukkan," katanya dengan nada kesal.

Atas kondisi tersebut, Tuahman mengaku sangat kecewa terhadap kinerja Direktur PT Sari Mutiara dan berharap adanya evaluasi terhadap posisi direksi, termasuk kemungkinan pergantian jabatan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
The Sacred Riana Dipuji Juri tapi Kalah Voting di America Got Talent 2018
Rakernas PAN Digelar Hari Ini, Muncul Opsi Voting untuk Tentukan Arah Koalisi
AS Veto Resolusi Soal Yerusalem, Majelis Umum PBB Agendakan Voting
Partai Demokrat Pernah Ajukan Voting UU Kepemilikan Senjata
Ogah Voting, Gerindra Pertimbangkan Presidential Threshold 10%
Tolak Voting Pekan Depan, Pemerintah Ancam Mundur dari RUU Pemilu
komentar
beritaTerbaru