Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 26 Mei 2026

Ebenejer Sitorus Kecam Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Jangan Nodai Pancasila dan Kebebasan Beragama

Firdaus Peranginangin - Selasa, 26 Mei 2026 13:29 WIB
59 view
Ebenejer Sitorus Kecam Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Jangan Nodai Pancasila dan Kebebasan Beragama
Foto harianSIB.com/Firdaus
Ebenejer Sitorus SE MM .

Medan (harianSIB.com)

Sekretaris Fraksi Hanura DPRD Sumut Ebenejer Sitorus SE MM mengecam keras peristiwa pembubaran ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, DI Yogyakarta, karena tindakan intimidasi dan ancaman terhadap jemaat merupakan bentuk pelanggaran semangat toleransi, Pancasila, dan hak konstitusional warga negara dalam menjalankan ibadah secara damai.

"Sangat memprihatinkan atas insiden yang terjadi saat jemaat GMS Bantul tengah melaksanakan ibadah pada Minggu (24/5/2026). Tindakan pembubaran ibadah tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu keresahan sosial dan merusak harmoni kehidupan antarumat beragama yang selama ini dijaga bersama," tandas Ebenejer Sitorus kepada wartawan, Selasa (27/5/2026) melalui telepon di Medan.

Menurut anggota Komisi E ini, Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Karena itu, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah tanpa rasa takut dan intimidasi.

Ditambahkan Ebenejer, segala bentuk tindakan yang mengarah pada intimidasi, ancaman, maupun pembatasan kebebasan beragama berpotensi mencederai nilai luhur Pancasila serta amanat Undang-Undang Dasar 1945, sehingga pihaknya mengingatkan bahwa toleransi bukan hanya slogan, melainkan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga:
"Jangan sampai tindakan segelintir oknum merusak persaudaraan dan kerukunan yang selama ini sudah terbangun dengan baik. Semua pihak harus menahan diri dan mengedepankan dialog serta musyawarah," kata Ebenejer yang juga Ketua DPD Partai Hanura Asahan ini.

Dalam kesempatan itu, Ebenejer turut mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bantul dan aparat keamanan yang langsung turun tangan merespons situasi, guna menjaga kondusivitas wilayah, karena kehadiran pemerintah dan aparat sangat penting agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar di tengah masyarakat.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
MK Kukuhkan UU Terorisme karena Sesuai Pancasila
Ratusan Kader Pemuda Pancasila Labuhanbatu Hadiri HUT ke-59
Prabowo: Saya Bela Pancasila, Malah Dibilang Dukung Khilafah
komentar
beritaTerbaru