Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 09 Oktober 2026

Petani di Karo Mengeluh Mahalnya Harga Pupuk Non Subsidi dan Kurangnya Kuota Pupuk Bersubsidi

Firdaus Peranginangin - Rabu, 07 Oktober 2026 14:38 WIB
249 view
Petani di Karo Mengeluh Mahalnya Harga Pupuk Non Subsidi dan Kurangnya Kuota Pupuk Bersubsidi
Foto: harianSIB.com/Firdaus
Frans Dante Ginting

Medan(harianSIB.com)

Mahalnya harga pupuk non subsidi dan terbatasnya kuota pupuk bersubsidi terus dikeluhkan para petani di Kabupaten Karo. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu musim tanam dan meningkatkan risiko petani mengalami gagal tanam, karena tidak mampu memenuhi kebutuhan pupuk.

Frans Dante Ginting kepada wartawan, Rabu (7/10/2026), di DPRD Sumut, mengatakan, keluhan tersebut antara lain datang dari petani Desa Biak Nampe, Desa Kuta Sudah, Kecamatan Munte, serta petani Desa Rumamis, Kecamatan Barusjahe, akibat sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi dan mahalnya harga pupuk non subsidi yang dinilai semakin membebani biaya produksi.

"Mahalnya harga pupuk non subsidi serta sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi setiap musim pemupukan atau musim tanam menjadi ancaman serius bagi petani Karo. Karena itu, para petani berharap Pemkab Karo, Pemprov Sumut dan Pemerintah Pusat segera mengatasi keluhan mereka," ujar Frans Dante.

Menurut politisi Partai Golkar Sumut itu, pemerintah perlu mengambil langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan usaha tani masyarakat. Salah satunya dengan menambah kuota pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan petani sekaligus memastikan distribusinya sampai kepada petani tepat waktu.

Baca Juga:
"Petani berharap pemerintah bisa menurunkan harga pupuk non subsidi yang begitu mahal, sekaligus menambah kuota pupuk bersubsidi. Penyalurannya juga harus tepat waktu sehingga tidak mengganggu masa tanam," katanya.

Frans Dante menegaskan, persoalan ketepatan waktu penyaluran tidak kalah penting dibandingkan jumlah kuota pupuk. Sebab, pupuk bersubsidi yang baru diterima setelah masa tanam atau pemupukan berlangsung tidak lagi memberikan manfaat maksimal bagi petani.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
F-PDIP DPRD Sergai Minta Pemkab Upayakan Penambahan Pupuk Bersubsidi
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
DPRDSU: Pupuk Tidak Berkualitas Masih ‟Hantui‟ Masyarakat Humbahas
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Kasus Suap DPRD Sumut
komentar
beritaTerbaru