Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

BNN Sumut Bertekad Persempit Ruang Gerak Pengedar Narkoba

- Kamis, 28 Mei 2015 11:36 WIB
209 view
BNN Sumut Bertekad Persempit Ruang Gerak Pengedar Narkoba
Medan (SIB)- Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Sumatera Utara AKBP Djoko Susilo, menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penangkapan bandar Narkoba dan menggerebek lokasi-lokasi tempat pembuatan Narkoba. "Kita tahu masih banyak tempat pembuatan Narkoba. Kita akan lakukan pemetaan, tempat-tempat pemakai dan mencari potensi pembuatan sabu," jawab Djoko Soesilo kepada SIB, Rabu (27/5) siang terkait penggerebekan pabrik sabu di Binjai baru-baru ini.

Walaupun pihaknya terus melakukan penangkapan dan penggerebekan, namun peredaran Narkoba susah diredam. "Narkoba tidak akan habis, tapi upaya yang kita lakukan ini bisa mengurai dan mempersempit ruang gerak para pengedar," sebutnya.

Walaupun demikian, peran masyarakat tidak terlepas dalam membantu pemberantasan Narkoba. "Jadi kita sangat butuh peran masyarakat, semua kalangan harus berani membantu pihak kepolisian maupun BNN memberantas Narkoba. Bagi masyarakat yang mengetahui tentang narkoba jangan segan-segan melaporkan kepada kita," pungkasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Anti Narkotika Nasional (Granat) Sumut Hamdani Harahap SH MH secara terpisah mengatakan, pemberantasan Narkoba bukan  hal gampang. Petugas kepolisian maupun BNNP, tidak cukup  melakukan penggerebekan saja. "Narkoba inikan seperti mata rantai, tidak bisa hanya sekedar menangkap bandarnya saja, jadi harus bisa memutuskan seluruh mata rantai itu," katanya kepada SIB.

Setelah dilakukan penangkapan maupun penggerebekan, para penegak hukum harus benar-benar memberikan hukuman paling berat terhadap pelakunya. “Kalau hanya sekedar ditangkap kemudian hukumannya tidak setimpal, maka para pengedar itupun tidak akan pernah habis," ungkapnya.

Saat disinggung mengenai tertangkapnya oknum polisi karena terlibat Narkoba, dia menegaskan, siapapun yang terjerat dalam Narkoba harus dihukum. "Siapapun yang terlibat harus dihukum berat dan dipecat. Apalagi yang memback-up para bandar Narkoba," terangnya. (Dik-SPS/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru