Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Massa "Formasu" Datangi Disdik Sumut Tolak Liberalisasi Dunia Pendidikan

- Jumat, 29 Mei 2015 10:51 WIB
460 view
Massa
Medan (SIB)- Massa dari sejumlah elemen mahasiswa  yang tergabung dalam "Formasu" (Forum Mahasiswa Sumatera Utara) mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut  Jalan T Cik Ditiro Medan Polonia, Kamis (28/5) menolak liberalisasi dunia pendidikan.

Para pengunjuk rasa berasal dari SMI Cabang Medan, Formadas, BarsDem, KDAS, Gema Prodem, CC Medan, HMI Fisip USU, FMN Cab Medan dan FPM Fisip UISU tersebut menyatakan sikap agar pemerintah segera mengawasi, mentransparansikan dan menindak tegas penyelewengan dunia pendidikan, meningkatkan fasilitas pendidikan, menolak dan menghapuskan pungutan liar (Pungli) di dunia pendidikan.

Selain itu, mereka juga meminta agar pemerintah menyelesaikan registrasi mahasiswa ke PDPT, menolak tindakan represif oleh pihak kampus, melaksanakan kebebasan berorganisasi, berkreasi dan berekspresi, mencabut Permendikbud No 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi, menolak kampanye Parpol dan elit politik di dunia pendidikan serta menolak kampanye dan tindakan militerisme dan premanisme di dunia pendidikan.

"Transparansi kampus sebagai lembaga publik saat ini juga seakan menjadi hal tabu dan semakin menghilangkan esensi pendidikan merupakan ajang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan bukan barang dagangan, karena pendidikan adalah hak seluruh rakyat Indonesia guna memberikan kemajuan bagi dirinya, keluarga dan bangsa," ujar mereka.

Usai menyampaikan aspirasinya, pengunjuk rasa meninggalkan  Kantor  disdik dengan tertib dan damai meski tidak diterima perwakilan pejabat Dinas Pendidikan, karena diduga aksi unjuk rasa itu disebut-sebut tidak mendapat izin dari  Polresta Medan.

Kadisdik Sumut Drs Masri MSi saat dihubungi tidak berada di tempat dan sejumlah pejabat Eselon III dan IV Disdik Sumut ketika dikonfirmasi seputar aksi demo dimaksud tidak seorangpun yang mau berkomentar dan umumnya memilih diam atau bungkam. (A 07/Dik-AB)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru