Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
Pertamina Eksplorasi Minyak dengan Bahan Peledak

Banyak Rumah Warga di Sunggal Retak-retak, Sejumlah Lansia Sakit

- Kamis, 04 Juni 2015 10:42 WIB
434 view
Banyak Rumah Warga di Sunggal Retak-retak, Sejumlah Lansia Sakit
Medan (SIB)- Puluhan rumah warga Dusun Sidodadi Desa Sei Semayang, Sunggal mengalami retak-retak ,bahkan kaca rumah berpecahan .Tidak sampai di situ saja ,beberapa Lansia (lanjut usia ) yang sakit sering erkejut mendengar suara ledakan dari kegiatan pengeboran di lokasi survey minyak bawah tanah yang disebut-sebut dilakukan kontraktor Pertamina menggunakan bahan peledak di lahan PTPN II.

Menurut Kepling Dusun Sidodadi,Ukuria Surbakti kepada wartawan,Selasa (2/6) awalnya kontraktor sudah melakukan survey dan menandai lokasi tanah yang akan dibor dan dibom termasuk bila tanah warga yang menjadi daerah pengeboman akan diberi ganti rugi. Namun kegiatan dilakukan tanpa sepengetahuan warga membuat warga terkejut termasuk para Lansia yang sedang sakit. Pengeboman dilakukan di puluhan titik yang telah ditentukan dan sudah berlangsung selama tiga hari. Akibat pengeboman itu sendiri banyak rumah yang retak termasuk kaca rumah warga retak.

Warga yang melakukan protes akhirnya mendapat penjelasan dari yang mengaku Humas perusahaan kontraktor yang bekerja di lokasi itu dan meminta rumah yang retak didata termasuk kerugian lainnya. Namun warga meminta pengeboman itu dihentikan dahulu menunggu realisasi pembicaraan agar warga dapat bersiap-siap mencegah kerugian yang lebih besar.

Wartawan SIB mendapat informasi bahwa beberapa desa di sekitar daerah itu telah menyampaikan keluhan yang sama atas pengeboman yang dilakukan kontraktor Pertamina tersebut.

Sementara Humas Pertamina EP Pangkaan Susu, Rusmida yang dikonfirmasi SIB,Rabu (3/6) membenarkan adanya eksplorasi yang dilakukan Pertamina namun itu katanya merupakan proyek EP pusat, bukan proyek EP Pangkalan Susu.

Namun dikatakannya,   warga yang merasakan dampak dari eksplorasi itu sebaiknya melaporkan ke kepala desa setempat, sesuai hasil sosialiasi sebelumnya. Rusmida membantah eksplorasi dilakukan dengan pengeboman tetapi sesuai standar yang telah disosialisasikan di lapangan.

Menurut Rusmida, Pertamina EP Pangkalan Susu dalam hal eksploasi itu hanya kordinasi dan menerima laporan saja,  pelaksanaan proyek merupaka n EP pertamina pusat. (A05/A29/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru