Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
Pesta HUT ke-45 GKPS Krakatau Hikmat

Ephorus : Cobaan dan Tantangan Adalah Proses Pendewasaan Iman Jemaat

- Selasa, 11 Agustus 2015 11:42 WIB
841 view
Ephorus : Cobaan dan Tantangan Adalah Proses Pendewasaan Iman Jemaat
SIB/Danres Saragih
Diulosi : Ephorus GKPS Pdt M Rumanja Purba MSi beserta istri br Silalahi diabadikan setelah diulosi Pendeta GKPS Krakatau Pdt Juniaman Tawar Saragih MSi, pada pesta HUT ke-45 GKPS Krakatau, Minggu (9/8).
Medan (SIB)- Pesta HUT ke-45 GKPS Krakatau Jemaat Khusus dan Olob-olob kuria 112  Tahun Injil Masuk ke Simalungun dirangkai dengan peresmian Rumah Dinas Pendeta GKPS Krakatau, Minggu (9/8) hikmat dan meriah.

Acara diawali peresmian rumah dinas pendeta GKPS Krakatau Jemaat Khusus dengan pengguntingan pita oleh Ny Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja Purba MSi br Silalahi, disaksikan Ephorus, pengantar jemaat dan seluruh jemaat.

Usai acara peresmian, barisan prosesi Ephorus GKPS Pdt M Rumanja Purba MSi, Pendeta Jemaat Khusus Juniaman Tawar Saragih MSi, Pimpinan Majelis St Janurdin Saragih, Ketua Panitia Sy Sugihardi Sinaga SE, Sekretaris Resort St Jarusdin Saragih SSos, Bendahara Resort St Dearma P Sinaga SE, Perutusan Sinode Bolon St Prada Manik SE MM, Pengantar Jemaat GKPS Martubung St Ir F Sidebang dan undangan lainnya berjalan kaki menuju Gereja GKPS Krakatau.

Ephorus GKPS Pdt M Rumanja Purba MSi dalam khotbahnya yang dikutip dari Injil Psalmen (34:1-8) mengajak warga GKPS meneladani Psalmen yang tetap bersyukur atas apa saja karunia dari Tuhan Yesus, sehingga ia terhindar dari ancaman dalam hidup.

“Khotbah ini mengingatkan kita, bahwa cobaan atau tantangan dalam hidup merupakan pendewasaan dan pelatihan iman dan otot, sehingga otot bertambah kuat dan mampu melawan segala tantangan dan godaan hidup yang berat,” ujarnya.

Karena itu selaku warga GKPS yang beriman, jangan takut dengan cobaan dan tantangan sebab Tuhan Yesus yang maha mengetahui tidak membiarkan umatnya sampai jatuh tergeletak, tetapi itu semua  hanya pendewasaan iman.

Dijelaskannya, masyarakat Kristiani tidak boleh sombong dalam iman, tetapi harus hidup berjamaah. Jemaat Tuhan harus dapat tolong-menolong baik suka dan duka, sehingga kehadiran Kristen menjadi berkat bagi setiap orang baik di keluarga, gereja, dan masyarakat.

“45 tahun sudah gereja ini ada, bagaimana refleksi diri kita saat ini. Jika 45 tahun ke depan, pasti sudah banyak jemaat yang ada ini tidak ada lagi, tetapi semangat tetap harus dikobarkan untuk membesarkan GKPS ke depan. Karena itu GKPS harus memberikan perhatian yang besar kepada sekolah minggu, sebab GKPS ke depan adalah anak-anak sekolah minggu saat ini,” harapnya.

Dalam acara itu juga diundang jemaat gereja tetangga, seperti GKPI dan HKBP. Kebaktian juga diisi vokal solo oleh Debora br Saragih, koor Pemuda, koor Seksi Bapa, koor Seksi Wanita dan koor HKBP Glugurjuga. Dan juga dilakukan pembacaan surat pimpinan pusat GKPS oleh Porhanger St Janurdin Saragih.

Sementara di acara pesta dibacakan sejarah singkat terbentuknya GKPS Krakatau oleh St J Sinaga. Kata-kata sambutan, makan bersama dan hiburan.
Turut juga hadir dalam acara itu Praeses Distrik IV Pdt Hot Imanson Sinaga STh, Pdt Herna Yanti Purba STh, PW Rosni Oktinar Purba dan undangan lainnya. (A16/f)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru