Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Imigrasi Harus Monitor Keberadaan WNA di Medan, Jangan Ada Masalah Baru Repot

- Rabu, 19 Agustus 2015 10:51 WIB
194 view
Imigrasi Harus Monitor Keberadaan WNA di Medan, Jangan Ada Masalah Baru Repot
Medan (SIB)- Mabes Polri baru-baru ini menggerebek salah satu bangunan di komplek Capital Building Jalan Putri Hijau Baru Medan. Dari penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan sejumlah pekerja warga negara Taiwan dan Tiongkok. Menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Medan Drs Hendrik H Sitompul MM, kondisi tersebut dikarenakan lemahnya pengawasan yang dilakukan pihak Imigrasi terhadap keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di Kota Medan.

"Seharusnya, Imigrasi lebih pro aktif lagi mengawasi keberadaan WNA di Medan, melakukan monitoring secara berkala akan keberadaan WNA itu," sebut Hendrik Sitompul menjawab wartawan di Medan, Selasa (18/8).

Politisi Partai Demokrat ini menerangkan, kedatangan WNA ke Kota Medan melalui berbagai pintu masuk, seperti Bandara dan pelabuhan sebenarnya diketahui oleh pihak Imigrasi. Sebab, pihak Imigrasi lah yang tahu kemana tujuan para WNA tersebut. "Apakah tujuannya wisata atau bekerja, itu mereka (Imigrasi-red)," katanya.

Setelah masuk ke Medan, Imigrasi juga harus memonitor sampai kapan keberadaan WNA tersebut di Medan.  "Jangan nanti setelah ada masalah, baru mereka sibuk. Semestinya, berapa masuk dan sampai kapan, mereka tahu. Titik-titiknya jelas kok," sebut Hendrik lagi.

Biasanya, sambung Hendrik, keberadaan para WNA tersebut hanya pada empat titik, yakni di perusahaan, tempat hiburan, tempat keagamaan dan lembaga pendidikan. "Semua izinnya itu dari Kementerian dan tidak sembarangan. Kalau mereka mau lebih pro aktif melakukan monitoring secara berkala, pasti diketahui berapa jumlah dan apa aktivitas yang dilakukan di daerah ini," ujarnya.

Menurutnya, penggerebekan itu menjadi cemeti bagi Imigrasi serta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Medan untuk lebih mengintensifkan pengawasan terhadap keberadaan WNA di Medan. "Kita berharap tidak terjadi main mata antara Imigrasi dan Disosnaker. Seakan-akan tidak tahu dan saling lempar bola," ungkapnya. (A12/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru