Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

PDIP Gelar Rakorda Pemenangan Pilkada Serentak 2015

* PDIP Buat Strategi Kekeluargaan dan Gotongroyong
- Minggu, 23 Agustus 2015 13:35 WIB
697 view
PDIP Gelar Rakorda Pemenangan Pilkada Serentak 2015
SIB/Arjuna Bakkara
Wakil Sekjen Bidang Internal DPP PDI Perjuangan Utut Adianto memberi kata sambutan dalam Rakorda pemenangan Pilkada serentak tahun 2015 dihadapan pengurus 33 kabupaten/kota DPC PDI Perjuangan se Sumut di Grand Kanaya Hotel Medan, Sabtu (22/8).
Medan (SIB)- Menghadapi Pilkada  serentak 2015 di 23 kabupaten/kota se-Sumut, PDI Perjuangan membuat strategi kekeluargaan dan gotongroyong. Hal itu dikatakan Wakil Sekjen Bidang Internal DPP PDI Perjuangan Utut Adianto usai membuka rapat koordinasi (Rakorda) pemenangan Pilkada serentak  2015 bersama kota DPC PDI Perjuangan se -Sumut di Grand Kanaya Hotel Medan, Sabtu (22/8).

Utut Adianto didampingi pengurus DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan, Mindo Sianipar, Sukur H Nababan, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih, Wakil Ketua Budiman Nadapdap dan Sekretaris Soetarto  mengatakan, strategi kekeluargaan dan gotongroyong itu sudah dijalankan pada Pilkada di Jawa tengah.

"Semua orang kita yakini memiliki potensi, jaringan, dan sanak saudara untuk membangun kekeluargaan dan kegotongroyongan. Selain membangun, DPD PDI Perjuangan Sumut diminta untuk membuat team work sesuai dengan harapan," tambahnya.

DPP PDI Perjuangan, katanya, sangat menghargai pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut yang telah melakukan pemetaan politik dan membentuk tim dengan bagus. "Tapi sekarang ini, kita mencari orang yang mau bekerja untuk menjadi tim di 23 kabupaten/kota se-Sumut," tuturnya.

Untuk menangani Pilkada serentak di Sumut ada empat kader DPP PDI Perjuangan ditugaskan yakni Utut Adianto, Mindo Sianipar, Trimedya Panjaitan, dan Sukur H Nababan. "Ada empat kader yang ditugaskan, karena Sumut paling banyak melakukan Pilkada. Kemudian disusul Jateng 21 kabupaten/kota, Jatim 19 kabupaten/kota, dan Sumbar 14 kabupaten/kota," ungkapnya.

Sementara, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan Sukur H Nababan mengatakan arti Pilkada bagi PDI Perjuangan untuk mengambil ahli kekuasaan secara legal dan membuktikan ideologi partai bisa membangun bangsa ini kearah yang lebih baik.

Dikatakan Sukur, untuk memenangkan Pilkada perlu solidaritas seluruh kader partai di daerah dan melihat kekuatan ketokohan dari calon yang diusung. "Dari paramater tersebut, PDI Perjuangan sudah melakukannya dan bersiap untuk meraih kemenangan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Hukum dan HAM dan Perundang-undangan DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengakui Provinsi Sumut sebagai basis PDI Perjuangan untuk menang di Pilkada. "Target yang harus dimenangkan ada 10 kabupaten/kota se-Sumut. Salah satu daerah yang wajib dimenangkan yaitu Kota Medan," jelasnya.

DPC Sebagai Panglima Perang
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih mengatakan DPP partai telah menetapkan para pasangan calon kepala daerah melalui mekanisme peraturan-peraturan yang telah ditentukan. "Kita tahu, dalam proses pemilihan penetapan ini tentu ada yang berbeda unsur dan pendapat. Tapi DPP partai sudah mengeluarkan rekomendasi atas siapa yang ditetapkan, dan kita tunduk atas rekomendasi tersebut," katanya.

Mantan anggota DPRD Sumut ini mengatakan DPC PDI Perjuangan sebagai panglima perang di wilayahnya masing-masing untuk memimpin pertempuran Pilkada secara positif. "Untuk itu kami meminta dengan sangat, turunkan semua potensi kekuatan yang ada di 23 kabupaten/kota itu," jelasnya.

Ditegaskannya, kemenangan ini tidak hanya memenangkan kepala daerah. Namun, memenangkan ideologi partai politik yang benar-benar mengawal empat pilar. "PDI Perjuangan juga tidak membeda-bedakan suku dan ras. Bagi DPC yang wilayahnya tidak ikut dalam pertarungan Pilkada, diwajibkn ikut membantu DPC yang bertarung dalam Pilkada," tuturnya. (A21/c)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru