Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Resepsi Pernikahan Putri Pdt DR MD Wakkary Dihadiri Menkumham dan Tokoh Agama dari AS

- Minggu, 23 Agustus 2015 15:34 WIB
5.298 view
Resepsi Pernikahan Putri Pdt DR MD Wakkary Dihadiri Menkumham dan Tokoh Agama dari AS
Medan (SIB) - Resepsi pernikahan Frisco Sanry Rumemper - Klaudia Debora Wakkary, Jumat - Sabtu (20 - 21/8) di JW Marriott Hotel Medan berlangsung khidmat namun semarak. Sejumlah tokoh agama dari Amerika Serikat dan Indonesia hadir, termasuk Menkumham Yasona Laoly. “Aku surprise. Ketika turun dari kamar, di dalam lift ketemu Pak Menteri. Memang Pak Menteri hendak ke acara kami,” jelas Frisco.

Meski resmi menjadi menantu Pdt DR Marcus Daniel Wakkary - Lenny Ariantje Wakkary Tampi namun mempelai pria masih belum sepenuhnya meyakini keberhasilannya menaklukkan hati perempuan yang kini menjadi pendamping setianya. “Soalnya, ketika pertama kali suara hatiku mengatakan Klaudia adalah orang yang paling tepat mendampingiku, banyak orang mewanti-wanti. ‘Awas, Klaudia itu putrinya Om Max.’ Aku tidak tahu sama sekali siapa itu Om Max,” ujar Frisco, saat cerita proses awal cintanya dengan tokoh kharismatik pergerakan di Sumut tersebut. “Sekarang kami telah menjadi satu karenaNya. Thanks God!”

Sebelumnya, Kamis (20/8), kedua mempelai telah mendapat pemberkatan pernikahan oleh Ketua Majelis Pusat GPdI Maranatha Pdt JE Awondatu, di GPdI Jalan S Parman Medan.

Resepsi dibuka dengan penampilan Sendy Bolang yang membawakan lagu “You Are”. Kidung religius tersebut memang menjadi favorit mempelai. Saat lampu di ruangan padam dan pintu dibuka, dari belakang tirai kedua mempelai masuk. Berjalan anggun ke pelaminan mewah, kidung pujian mengiringnya.
Dari panggung, didampingi orangtua kedua belah pihak, pengantin mengucapkan terima kasih yang ikhlas atas kebersediaan tetamu memenuhi undangan. Di barisan kursi VVIP terlihat Pemimpin Umum Harian SIB Ny DR GM Panggabean - R Br Hutagalung, Netty Vera Megawati Panggabean yang duduk berbarengan dengan Dr RE Nainggolan MM dan nyonya, Konsul Jenderal Turki di Medan DR H Rahmat Shah, sejumlah pucuk pimpinan agama dan lintas-denominasi gereja aras nasional.

Di kelompok lain, sejumlah pengusaha terlihat seperti James Maja Hutapea yang datang bersama GM Intan Panggabean, Samuel Gohzali, Pdt Lucas Timoteus dan Pdt Moses Alegesan dari Singapura, Ps Moody Tambuwun, Drs Edward Sitorus yang datang bersama Yunita Manurung.

Dalam sambutannya, Pdt Yos Minandar yang berbicara mewakili keluarga besar pengantin, mengucapkan terima kasih atas perhatian undangan dan kebersediaan hadir di acara yang sakral dan memberi doa untuk kelanggengan rumah tangga baru. Pdt JA Awondatu dalam doanya meminta kiranya seluruh pihak, khususnya yang mengenal keluarga besar memberi dukungan moril agar kasihNya semakin melingkupi rumah tangga baru.

Secara pribadi, Frisco berdoa untuk almarhumah mamanya, Sarah Bendelina Naiola - Rumemper STh. “Mama yang mendukung dan merestuiku. Mama menitipku nats Matius 6:33 dan dua bulan lalu Tuhan punya rencana lain. Mama dipanggilNya!”

Usai memotong tart yang lebih tinggi dari tubuh pengantin, kedua mempelai mendapat kejutan. Kezia Tabita Wakkary dan Keren Hapuch Lois maju ke depan. Mengucapkan selamat menempuh hidup baru pada kakak tertuanya, putri dari Pdt DR MD Wakkary itu melantunkan lagu “Some People” milik Alicia Keys. “Lagu itu mengingatkan perjalanan cinta kami ketika nonton konser Keys di Los Angeles,” ujar Frisco.

Memberi hadiah pada tetamunya, kedua mempelai menyandungkan lagu “Because You Are” dengan gitar akustik.

Klaudia Debora Wakkary B.A. kelahiran Medan pada 28 Januari 1987 adalah putri pertama pasangan pendiri Gereja GPdI Maranatha Medan. Mengenal pengantin pria ketika studi di Los Angeles University. Saat melayani di Gereja GPdI di kota artis itu, bertemu dengan Frisco yang kelahiran Jakarta, 7 April 1987. Usia 16 tahun beremigrasi ke Amerika mengikuti mamanya. Dua tahun sebelumnya, sang ayah, Henry James Rumemper MDiv lebih dulu menetap di negeri adidaya tersebut.

Meski Frisco berhasil menaklukkan Klaudia justru mempelai perempuan yang ragu-ragu memperkenalkan dirinya dengan papanya. “Ketika papa mengangguk tanda setuju, aku dan Frisco berdoa. Dan KasihNya mempersatukan kami!” (R9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru