Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Terminal Berbiaya Rp 4 M Belum Berfungsi, KMP Kelud Masih Bersandar di Ujung Baru Belawan

- Senin, 24 Agustus 2015 10:58 WIB
420 view
 Terminal Berbiaya Rp 4 M Belum Berfungsi, KMP Kelud Masih Bersandar di Ujung Baru Belawan
Belawan (SIB)- Terminal penumpang kapal laut berbiaya Rp 4 miliar yang telah selesai dibangun PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I di Pelabuhan Belawan Lama beberapa bulan lalu menggantikan terminal penumpang di Pelabuhan Ujung Baru Belawan, belum berfungsi.

Pihak PT Pelni selaku pengelola Kapal Motor Penumpang (KMP) Kelud, Minggu (23/8) masih menyandarkan kapal angkutan massal itu di dermaga Pelabuhan Ujung Baru Belawan untuk menurunkan ratusan penumpang asal Pelabuhan Tanjung Periok Jakarta via Pelabuhan Skupang Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Sementara itu, kondisi dermaga dan terminal penumpang yang baru di Pelabuhan Belawan Lama terkesan mubajir. Bahkan ada indikasi pembangunan terminal penumpang yang baru tersebut dikerjakan tanpa proses perencanaan matang atau sama sekali tidak dilakukan survey dengan melibatkan pihak instansi terkait sehingga timbul kendala saat akan dioperasikan.

Baru-baru ini Kacab PT Pelni Medan, Buddi Santoso kepada wartawan mengatakan, belum dapat menyandarkan KMP Kelud di dermaga terminal penumpang Pelabuhan Belawan Lama karena belum ada perintah atau instruksi dari atasan mereka maupun pihak Dirjen Perhubungan Laut.

Selain itu, menurut pihak PT Pelni kondisi di tikungan menuju dermaga terminal penumpang yang baru atau persisnya di depan kawasan pemukiman penduduk Kampung Neleyan Seberang Belawan terdapat karang yang dikuatirkan dapat mengganggu pelayaran KMP Kelud menuju terminal penumpang yang baru tersebut.

Sedang pihak PT Pelindo I tetap bersikukuh bahwa terminal penumpang di Pelabuhan Belawan Lama telah siap untuk dioperasikan.

Bahkan hampir seluruh fasilitas di ruang tunggu keberangkatan penumpang di terminal Pelabuhan Ujung Baru Belawan (terminal penumpang yang lama) seperti tempat duduk sudah diungsikan sehingga calon penumpang KMP Kelud terpaksa duduk di lantai atau memilih berdiri saat berada di ruang tunggu keberangkatan.
Pantauan wartawan, dalam beberapa hari terakhir karena tidak kunjung beroperasi dermaga terminal penumpang berbiaya miliran rupiah tersebut dimanfaatkan sebagai tempat bersandar sejumlah kapal kargo untuk melakukan kegiatan bongkar muat barang.

Kondisi terparah juga pernah terjadi yakni pagar pembatas terminal yang dilengkai dengan kawat duri tersebut pernah dijadikan sebagai tempat menjemur pakaian oleh pekerja.

Pada sisi lain, Ketua LSM Teropong Demokrasi Indonesia, Sumut Zainuddin Limbong mengatakan, jika dibandingkan dengan terminal penumpang yang lama kondisi terminal penumpang di Pelabuhan Belawan Lama tampak jauh lebih baik.

"Namun persoalannya apakah kondisi alur sudah layak untuk dilalui oleh KMP Kelud yang memiliki karekterisitik tersendiri, inikan menyangkut keselamatan penumpang, tentu PT Pelni punya alasan kuat sehingga mereka belum bersedia menyandarkan kapalnya di dermaga terminal penumpang yang baru itu," ujar Ketua LSM Teropong Demokrasi Indonesia, Sumut kepada wartawan.

Ia juga mengatakan, disinyalir pembangunan terminal penumpang di Pelabuhan Belawan Lama yang telah menguras uang negara miliran rupiah tersebut tidak melalui perencanaan yang matang, sehingga tidak salah jilka dilakukan  pengusutan oleh pihak terkait. (A9/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru