Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

PPIH Embarkasi Medan Berangkatkan 1.437 Calhaj ke Tanah Suci

- Rabu, 26 Agustus 2015 10:04 WIB
300 view
PPIH Embarkasi Medan Berangkatkan 1.437 Calhaj ke Tanah Suci
Medan (SIB)- Hingga keberangkatan Kloter IV, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan sudah memberangkatkan 1.437 calon haji (Calhaj) ke tanah suci. Para Calhaj yang sudah diberangkatkan itu berasal dari Labuhanbatu, Medan, Padanglawas Utara, Tobasa dan Langkat. Calhaj gelombang I berada di Madinah selama 8 hari melakukan Arbain (salat 5 waktu tidak putus-putus) di Masjid Nabawi.

Calhaj Embarkasi Medan ini sudah berbaur dengan Calhaj dari seluruh Indonesia dan jemaah dari luar negeri yang mulai memadati Masjid Nabawi, tempat pemakaman Nabi Muhammad SAW. “Proses pemberangkatan Calhaj berjalan lancar,” sebut Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Drs H Tohar Banyoangin. Tohar yang juga Kakanwil Kemenagsu ini juga menyatakan pelayanan terhadap Calhaj tidak bermasalah.

Diakuinya masalah yang dihadapi PPIH Embarkasi Medan saat ini adalah Visa Calhaj yang belum turun dari Kedutaan Arab Saudi di Jakarta. Hingga kemarin sisa visa Calhaj Embarkasi Medan yang belum keluar sebanyak 170 dari jumlah semula 570. “Kita harapkan sisa visa tersebut bisa keluar sebelum proses pemberangkatan selesai,” harap Tohar.

Sementara KH Zulfikar Hajar pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Jabar Noor melalui SMS menyatakan, Kota Madinah sudah mulai dipadati jamaah Indonesia dan luar negeri. “Mudah-mudahan kami dalam keadaan sehat saat tiba di Madinah”, sebut Zulfikar yang berangkat dengan Kloter III.

Jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah ditampung pada 92 hotel dengan jaraknya dari Masjid Haram maksimal hanya 655 meter.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Nasrullah Jamal melalui Media Center Haji (MCH) di Madinah menyatakan, penyiapan pemondokan jamaah haji Indonesia di Madinah berbeda dari tahun sebelumnya. Dahulu menggunakan sistem sewa layanan, kini sudah menggunakan sistem blocking time atau sewa musim.

Terkait dengan visa yang terkendala bagi jamaah haji Indonesia, Nasrullah menyatakan tidak terpengaruh bagi persiapan pemondokan di Madinah. “Pemondokan Calhaj Indonesia disiapkan sesuai kuota,” katanya.

Sedangkan Kepala Seksi Keamanan Daker Madinah Mashat Ali Jasman mengimbau agar jamaah haji Indonesia tidak terburu-buru melaksanakan Arbain di Masjid Nahawi. “Kami sarankan kepada  jamaah yang belum berangkat saat tiba di Madinah tidak terburu-buru ke Masjid Nabawi, pemerintah sudah menyiapkan porsi cukup untuk Arbain,” jelas Mashat.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Indonesia Sri Ilham Lubis mengingatkan bagi jemaah haji yang tersesat agar memanfaatkan SMS Centre untuk meminta informasi atau membutuhkan pertolongan “Nomor khusus SMS Centre tersebut ada di tas gantung Calhaj, pihak Dakar atau Sektor akan meresponnya,” ucap Sri Ilham.

PPIH Embarkasi Medan Bidang Penerimaan kemarin melayani Calhaj Kloter V asal Binjai dan Tebingtinggi masuk Asrama Haji Medan secara bertahap.

“Seluruh Calhaj Kloter V sudah masuk Asrama Haji,” sebut Kabid Penerimaan PPIH Embarkasi Medan Bahrum Saleh. Dijadwalkan Kloter V bertolak ke tanah suci melalui Bandara Kualanamu ke Madinah, hari ini, Rabu (26/8) pukul 10.45 WIB. (R10/h)








SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru