Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

MUI Sumut Wisuda Kader Ulama Angkatan III

- Senin, 31 Agustus 2015 09:47 WIB
399 view
MUI Sumut Wisuda Kader Ulama Angkatan III
Medan (SIB)- MUl Sumut mewisuda kader ulama angkatan  III, Sabtu (29/8). Acara dihadiri Ketua MUI Sumut Prof Abdulah Syah MA, Sekjen Prof Hasan Bakti,  Plt Gubsu HT Erry Nuradi MSi, diwakili, OK Zulkarnain SH, serta undangan lainnya.

Prof Abdulah Syah menyebutkan, para lulusan kader ulama sebanyak 17 orang dari berbagai kabupaten/kota di Sumut, diharapkan dapat menjadi ulama di daerahnya masing-masing. Menambah ilmu pengetahuan dan wawasan sangat diperlukan, guna menjawab berbagai masalah yang dihadapi umat. Jadi ulama, sambung dia, adalah bakat yang dimiliki seseorang. Tetapi, dengan pendidikan kader ulama ini, diharapkan mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan para kader yang diwisuda saat ini.

"Diharapkan, calon ulama yang akan dilepas sudah punya bekal memadai terjun ke masyarakat menjadi tauladan. Bukan hanya ilmu tapi ahlak dan tauladan sehingga akan dihormati oleh masyarakat," kata Abdulah Syah.

Sedangkan Plh Gubsu, diwakili OK Zulkarnain SH, menyebutkan, Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI adalah aset masyarakat Sumut. Bagi pemerintah Provsu, keberadaan PKU memiliki nilai tersendiri karena lahir atas perjuangan keras secara sinerji antara para ulama, tokoh masyarakat, pakar pendidikan dan umaro di Sumut. Sehingga dengan historis itu, menjadikan PTKU MUI Provsu, tidak bisa dipisahkan dengan pemerintah daerah, dalam arti pemerintah daerah memiliki kewajiban  membesarkan PKU MUI Provsu, untuk membantu pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. "Hal ini penting, karena PKU yang menyiapkan paraa ulama yang tangguh, membina umat di masa datang dan juga untuk menjawab tantangan yang dihadapi  umat Islam masa datang," ujarnya.

Ulama, sambungnya, menjadi tumpuan dan harapan umat. Karenanya sangat perlu memahami betul lingkungan strategis Sumut, dengan berbagai tantangan, kendala dan peluang yang ada. Dengan ini diharapkan para kader ulama dapat menjadi pioner ulama, karena sebagai pelaku dakwah, para ulama diharapkan dapat memberikan contoh dan tauladan yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Diharapkan pula, setelah menjadi ulama, agar meningkatkan amalan pribadi untuk menyebarkan nilai Islam. Dan mendukung kelestarian Alquran dan ajaran agama Islam sebagai pedoman hidup umat, tekun, berdisiplin serta menjadi pendakwah yang mendedikasikan diri kepada masyarakat. (R10/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru