Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Calhaj Wafat di Tanah Suci Dapat Asuransi, Calhaj Tapteng Dapat Bantuan dari Bupati

- Minggu, 06 September 2015 10:10 WIB
270 view
Calhaj Wafat di Tanah Suci Dapat Asuransi, Calhaj Tapteng Dapat Bantuan dari Bupati
Medan (SIB)- Jamaah haji yang meninggal di tanah suci akan mendapat asuransi sesuai dengan ketentuan dari PT Asuransi Jiwa Mega Life Unit Syariah. Bagi calon haji (Calhaj) yang meninggal karena sakit mendapat asuransi Rp18.500.000. Sedangkan yang meninggal dunia akibat kecelakaan mendapat dua kali lipat Rp37.000.000,-

Ketua PPIH Embarkasi Medan Drs H Tohar Banyoangin melalui Kabid Dokumentasi dan Data Embarkasi Medan H Eri Nova SE MAP menjelaskan, Sabtu (5/9) asuransi tersebut sesuai ketentuan dari Kemenag.

Asuransi tersebut berlaku bagi Calhaj Fahrur Rasyid Nasution (63) asal Madina yang meninggal di Madinah, Jumat (4/9). Fahrur berasal dari Kloter XI meninggal di rumah sakit Madinah.

“Jamaah haji terjamin perlindungan asuransinya mulai berangkat dari rumah hingga masuk asrama haji setelah mendapat Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) sampai kembali ke asrama haji dari tanah suci,” jelas Eri.

Dikatakannya, syarat pengajuan klaim asuransi yaitu SPMA, surat keterangan kematian, foto identitas jamaah yang meninggal dan formulir pengajuan klaim asuransi.

“Jika meninggal di tanah suci ahli waris harus membawa surat keterangan kematian (SKK) dari konsulat Jenderal RI di Jeddah,” jelasnya. Ditambahkannya pengajuan klaim selambat-lambatnya 90 hari setelah kedatangan kloter terakhir, apabila waktu klaim terlewati maka proses pengurusan melalui Kemenag RI di Jakarta.

Sementara Kloter XIV jamaah asal Labuhanbatu Selatan dan Medan, Sabtu (5/9) bertolak ke tanah suci pukul 07.31 WIB dilepas Bupati Labusel Zukri Sensi di Aula I Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan.

Dua Calhaj Labusel Dalimah (58) dan Nurhaiti (39) gagal berangkat karena sakit sebelum masuk asrama. Sedangkan Jusamar (56) asal Labusel juga gagal berangkat karena sakit saat masuk asrama haji.

Sedangkan empat Calhaj asal Medan dari Kloter III, VII dan VIII (dua orang) yang baru keluar visanya bertolak bersama Kloter XIV. Sehingga Kloter XVI dipimpin Iskandar Zulkarnaen berjumlah 393 orang.

Kloter XV jamaah asal Medan, Tapteng dan Sibolga kemarin masuk asrama pukul 10.00 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan administrasi di King Abdul Aziz, Calhaj Kloter XV melakukan pemeriksaan kesehatan di gedung H Anif.

Kakankemenag Tapteng Drs H Darmadan Nur Siregar MPd mengatakan Calhaj Tapteng berjumlah 49 orang mendapat bantuan dari Bupati Tapteng H Sukran Jamilan Tanjung masing-masing Rp700 ribu ditambah kain sarung. “Bupati melepas keberangkatan Calhaj Tapteng ke Medan dengan upacara khusus di Masjid Al Muslim Pandan,” kata Sarmadan sambil menambahkan Calhaj Tapteng bertolak ke Medan dengan pesawat dibiayai Bupati. 

Dijadwalkan Kloter XV bertolak ke tanah suci hari ini, Minggu (6/9) pukul 10.05 WIB. (R10/h)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru