Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Kode Partungkoan HKBP Medan Sudirman Diresmikan

*Ir JB Siringoringo: Kode Partungkoan Embrio ‘Ama Centre’
- Rabu, 16 September 2015 10:09 WIB
923 view
Kode Partungkoan HKBP Medan Sudirman Diresmikan
SIB/Parluhutan Simarmata
KODE PARTUNGKOAN: Ompui Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA (tengah) foto bersama usai membuka selubung nama Kode Partungkoan HKBP Medan Sudirman dengan Ketua Seksi Ama Ir JB Siringoringo, Pendeta Resort HKBP Medan Sudirman Pdt Plasthon Simanjuntak, Pdt Li
Medan (SIB)- Produk pertanian yang berkualitas di Sumut selama ini telah diekspor ke berbagai Negara di belahan dunia. Kini, saatnya produk dengan kualitas yang baik dinikmati oleh bangsa ini sendiri dan diharapkan berdampak langsung kepada peningkatan perekonomian petani. Hal itu disampaikan Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA saat peresmian Kode Partungkoan HKBP Medan Sudirman, Selasa (15/9).

Kopi lokal misalnya, sejak lama diekspor namun belum berdampak nyata kepada kehidupan masyarakat petani. Dengan adanya Kode Partungkoan yang diinisiasi Seksi Ama HKBP Resort Medan akan menjadi salah satu wadah promosi produk lokal, khususnya kopi. “Kami sangat mengapresiasi program ini. Harapan kami, jangan hanya jadi tempat berkumpul, tapi juga menjadi pemberdayaan ekonomi. Pengembangan produk-produk pertanian harus kita apresiasi,” ujar Ompui Ephorus dalam sambutannya. Besar harapannya, lewat gagasan brilian Seksi Ama ini akan mampu menjadi salah satu penopang peningkatan ekonomi. Bahkan dipesankan bahwa produk pertanian yang berkualitas saat ini sangat banyak, termasuk beras organik yang dihasilkan binaan HKBP, dan telah panen dua kali.

Selain itu, fungsi ‘partungkoan’ yang sesungguhnya juga perlu dikembalikan, memiliki makna filosofis yang dalam. Pada awalnya, partungkoan itu adalah tempat dimana para tokoh masyarakat di sebuah wilayah membicarakan segala sesuatu hal untuk kepentingan bersama, baik tentang adat, tentang ekonomi bahkan pendidikan. “Namun perkembangan zaman semakin kencang dalam mengikis kultur kita, dengan adanya Kode Partungkoan menjadi salah satu cara untuk mengembalikan makna filosofis itu,” katanya sembari menyatakan turut mendoakan semoga menjadi tempat mempererat persaudaraan, mencintai perbedaan dan mencintai produk loakal. Demikian halnya disampaikan Pdt Ligat Simbolon STh selaku Pendeta Seksi Ama saat kotbah agar kiranya lewat program kaum bapak HKBP ini akan mampu menjadi pendorong kemajuan terutama dalam penggembalaan jemaat menuju jalan Kristus.

Pdt Nelson Siregar mewakili undangan mengatakan, bahwa keberadaan partungkoan di Kota Medan khususnya sangat penting. Menjadi tempat membicarakan hal-hal yang bersifat kepentingan bersama. Karena, kehadiran gereja di tengah masyarakat akan memberikan kemakmuran secara rohani dan diikuti kemakmuran bidang lain terutama secara ekonomi. Ini juga diamini Elbiner Silitonga, selaku perwakilan jemaat. Dan disampaikan, ada tantangan ke depan bagaimana mengelolanya menjadi sebuah Kode Partungkoan yang gerejawi.

Disampaikan Ketua Seksi Ama HKBP Medan Sudirman Ir JB Siringoringo, bahwa Kode Partungkoan ini bukan sekedar ‘kode’, namun memberikan makna yang agamis. Kemudian menjadi tempat diskusi yang positif, kreatif, tapi tidak menjadi tempat bergosip ria. “Ini menjadi embrio Ama Centre yang menjadi program kerja Seksi Ama sebagaimana dirumuskan dalam seminar ‘Ama Na Marsahala’,” ujarnya. Ia juga sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangsih. Khususnya yang memberikan persembahan berupa bantuan dana dan pemikiran. Dilaporkannya, bahwa pelaksanaan pembangunan Kode Partungkoan terlaksana atas dana swadaya jemaat.

“Timbul dalam benak saya, kalau kita bersatu dan menyerahkannya kepada Tuhan, apapun yang kita rencanakan akan terwujud, masalah apapun akan bisa kita pecahkan,” katanya.

Pdt Plasthon Simanjuntak saat peresmian menyatakan bangunan Kode Partungkoan HKBP Medan Sudirman adalah milik Tuhan lewat gereja yang akan dipelihara, difungsikan dan juga dikelola untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatanpersekutuan, perjumpaan kreatif, diskusi positif atau disebut tempat ‘partungkoan’ dalam bingkai membangun komunikasi sosial dan pemberitaan Firman Tuhan oleh jemaat serta dapat memberikan kontribusi positif yang bersifat gerejawi baik ke dalam maupun keluar HKBP Medan Sudirman.

Setelah ibadah singkat, dilaksanakan penyerahan pengelolaan asset dari jemaat kepada HKBP Resort Medan Sudirman yang diterima Pendeta Resort Pdt Plasthon Simanjuntak dan kemudian di serahkan kepada Seksi Ama. Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan prasasti Kode Partungkoan oleh Pendeta Resort dan Ketua Seksi Ama. Pengguntingan pita dilakukan Pdt Plasthon Simanjuntak dan pembukaan selasar Kode Partungkoan dilakukan Ompui Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA. Turut hadir pengurus Seksi Ama lainnya di antaranya Ir Leonard Sihite, St Rudy Simanjuntak SH MH dan JP Hutagalung. Pendeta yang hadir diantaranya Pdt Patar Pakpahan, dan Pdt Deonald Sinaga.(A22/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru