Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Ajib Shah : Jangan "Seret-seret" Petinggi Golkar Sumut dalam Kasus Gas Oplosan di Medan Selayang

*Anggota DPRDSU Indra Alamsyah Bantah Sebagai Pemilik Gudang
- Kamis, 17 September 2015 10:04 WIB
491 view
Ajib Shah :  Jangan
Medan (SIB)- Ketua DPRD Sumut H Ajib Shah SSos mengingatkan semua pihak untuk tidak mengembangkan opini apalagi berupaya “menyeret-nyeret” petinggi Partai Golkar Sumut dalam kasus penggerebekan gudang pengoplosan gas elpiji di Jalan Ring Road Pasar III Tanjungsari Medan Selayang oleh Polsek Sunggal, yang disebut-sebut milik salah seorang oknum anggota DPRD Sumut.

“Jika memang terbukti ada oknum anggota DPRD Sumut yang terlibat dalam kasus pengoplosan gas elpiji yang baru-baru ini digrebek aparat Polsek Sunggal,  kita akan memberikan tindakan tegas. Apalagi pelakunya disebut-sebut oknum politisi Partai Golkar, pasti akan kita pecat," ujar Ajib Shah yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumut itu kepada wartawan, Rabu (16/9) di DPRD Sumut.

Berkaitan dengan itu, Ajib meminta wartawan melakukan cek dan ricek kepada PT Pertamina maupun Polsek Sunggal siapa pelaku pengoplos gas elpiji itu sebenarnya dan apakah memang ada aktor intelektualnya seperti yang digembar-gemborkan berbagai pihak, agar persoalannya menjadi jelas.

“Tidak ada oknum yang kebal hukum di negara ini, baik itu anggota DPRD Sumut maupun politisi Partai Golkar. Di sini kita minta aparat kepolisian bertindak tegas sekaligus mengungkap siapa pemilik maupun pelaku pengoplosan gas elpiji tersebut, untuk selanjutnya diproses hukum, agar tidak menjadi fitnah bagi Partai Golkar,” tandasnya.

Seperti diketahui, pasca penggerebekan gudang pengoplos gas elpiji yang disebut-sebut milik oknum anggota DPRD Sumut berinisial IAS, berbagai gelombang aksi unjuk rasa terus berdatangan ke lembaga legislatif, menuntut Poldasu segera menangkap pemilik gudang pengoplos gas tersebut, karena sangat merugikan masyarakat pengguna gas.

"Perbuatan pengoplos gas jelas telah melanggar hukum. Kita minta kepolisian menindak tegas dan jangan sampai menutup-nutupi kasus ini," teriak massa  dari Forsu (Forum Rakyat Sumut), Lempar (Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat) dan Garda (Gerakan Rakyat Daerah Sumut yang melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD Sumut.

Sebelumnya, oknum anggota DPRD Sumut Indra Alamsyah sempat disebut-sebut sebagai pemilik gudang yang digerebek polisi tersebut. Dalam penggrebekan itu, polisi berhasil mengamankan ribuan tabung gas berukuran 3 kg, 12 kg dan 40 kg dari lokasi.

Namun ketika hal ini dikonfirmasi kepada Indra Alamsyah beberapa waktu lalu, ia secara tegas membantahnya. Indra Alamsyah mengaku sudah lama menjual perusahaan gas elpijinya itu. “Kita akan klarifikasi semua ini. Kalian juga boleh lihat dalam berita acara di kepolisian, ada tidak nama saya. Tidak ada kan? Begitu pun,  nanti saya akan berikan penjelasan secara resmi kepada media," katanya beberapa waktu lalu.

Tapi yang sangat disayangkan, politisi yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar tersebut menghilang, bahkan terkesan sering menghindar dari wartawan. Ketika dihubungi melalui telepon selulernya, tidak pernah  diangkat. (A03/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru