Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

BMKG Imbau Warga Waspada, Kota Medan Berpotensi Banjir

- Kamis, 17 September 2015 10:12 WIB
334 view
BMKG Imbau Warga Waspada, Kota Medan Berpotensi Banjir
Medan (SIB)- Warga Kota Medan diimbau tetap mewaspadai dengan kondisi cuaca saat ini. Sebab, Balai Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprakirakan kota ini berpotensi tinggi dilanda banjir.

"Untuk Kota Medan, berpotensi tinggi terjadinya banjir. Hal ini karena Medan sudah padat penduduk. Apalagi, kondisi aliran sungai dan parit-parit tidak bagus. Artinya, potensi banjir bukan hanya disebabkan curah hujan tinggi, tapi adanya faktor-faktor yang memengaruhi itu," kata Kabid Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Sunardi Rabu, (16/9).

Sunardi mengatakan, gangguan cuaca berupa tekanan udara rendah masih berada di sekitar Laut Cina Selatan dan mengakibatkan wilayah Sumut dilalui oleh belokan angin sehingga membentuk kumpulan awan.

"Hujan berpeluang terjadi pada malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang untuk wilayah pantai timur dan pegunungan Sumut. Sedangkan untuk wilayah pantai barat Sumut hujan diprakirakan terjadi pada sore dan malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang," ungkapnya.

Artinya, dengan kondisi ini masyarakat maupun pemerintah harus mewaspadai longsor untuk pegunungan dan lereng pegunungan, dan waspadai banjir khususnya untuk wilayah pantai timur dan bantaran sungai.

Berdasarkan peta peringatan longsor bulan September yang dirilis BMKG, terdapat beberapa titik yang berpotensi. Antara lain, Kabupaten Karo, Dairi, Humbanghasundutan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Nias Barat, dan Nias Selatan.

Longsor ini pun, sebut Sunardi, tidak hanya dikarenakan curah hujan semata, melainkan adanya faktor yang melatarbelakanginya. "Hujan hanya faktor pemicunya saja. Sedangkan yang mengakibatkan longsor, bisa saja karena kepadatan penduduk, atau kondisi lingkungan  kota yang sudah tidak bagus lagi," jelasnya.

Untuk itu, katanya lagi, intensitas curah hujan 200-300 mm/bulan ini harus diantisipasi atau disikapi Pemko Medan maupun kabupaten/kota lainnya di Sumut dengan baik. "Kalau dilakukan pengerukan terhadap sungai, itu lebih bagus lagi. Intinya, ini harus disikapi," tuturnya. (A21/rel/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru