Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Kodrati PDAM Tirtanadi Berhasil Kumpul 175 Kantong Darah

- Jumat, 18 September 2015 11:04 WIB
143 view
  Kodrati PDAM Tirtanadi Berhasil Kumpul 175 Kantong Darah
Medan (SIB)- Komunitas Donor Darah Tirtanadi (Kodrati) bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan  menggelar donor darah di Kantor Pusat PDAM Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja Medan Rabu (16/9).

“Dari  205 orang   yang  ikut mendonor  ada 175 kantong darah yang dihasilkan,” kata Ketua Kodrati, Gunawan Hary Mulya, saat ditemui wartawan di sela-sela pelaksanaan donor darah di Kantor PDAM Tirtanadi.

Ia mengatakan, kegiatan donor darah itu merupakan kegiatan rutin Kodrati setiap tiga bulan sekali sejak tahun 2011. Kali ini berkaitan dengan HUT ke-110 PDAM Tirtanadi.

Donor darah ini sebutnya, dilaksanakan  tidak hanya bagi pimpinan, kepala divisi dan pegawai PDAM Tirtanadi, tapi terbuka untuk umum.

Dijelaskan Gunawan, pihaknya bekerjasama dengan PMI Kota Medan dalam kegiatan donor darah sejak tahun 2011. Hingga kini sudah 1800 orang yang mendonor darahnya digelar  Kodrati bekerjasama  dengan PMI Medan.

Sementara itu, dr Mardiana selaku pelaksana donor darah menuturkan, dari 205 orang yang datang, hanya ada 30 orang tidak diambil darahnya karena tensi darahnya tinggi.

“PMI Medan sangat terbantu dengan kegiatan donor darah ini. Apalagi, saat ini darah sangat dibutuhkan oleh orang yang sangat membutuhkan," ujar dr Mardiana.

Pada kesempatan itu, Direktur Administrasi Keuangan PDAM Tirtanadi, Ir  Arief Hariyadian MSi, bersama para kepala divisi, kepala bagian dan pegawai PDAM Tirtanadi turut menyumbangkan darahnya. “Donor darah ini salah satu wujud kepedulian kita kepada sesama, selain itu kita juga memperoleh manfaat dan badan kita semakin sehat,” kata Arif Haryadian.

Kecewa

Sejumlah orang yang akan mendonor sempat kecewa karena petugas  dari PMI sempat  istirahat, sehingga mereka menunggu agak lama.

“Seharusnya kegiatan donor ini  tidak ada lowong. Artinya ada  petugas yang bergantian melayani pendonor di saat ada petugas yang istirahat. Akibatnya ada yang batal  mendonor,” ujar salah seorang  yang dikecewakan kepada SIB.(A2/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru