Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026
Prestasi Menurun, Sasaran Olahraga akan Dibangun di Kawasan Pancing

Gus Irawan Prihatin, Sejumlah Atlit Pilkada ke Provinsi Lain

- Minggu, 20 September 2015 12:02 WIB
373 view
Gus Irawan Prihatin, Sejumlah Atlit Pilkada ke Provinsi Lain
SIB/Dok
Plt Gubsu H T Erry Nuradi saat menjadi pembicara dalam acara Diskusi Olahraga "Satu Hati Sumut Paten" di Hotel Dharma Deli, Sabtu (19/9).
Medan (SIB)- Plt Gubsu H T Erry Nuradi berjanji akan berupaya memperjuangkan kebangkitan dan kemajuan prestasi Sumatera Utara di segala bidang, salah satunya melalui kegiatan pembinaan olahraga. Salah satu yang akan diupayakan adalah sarana dan prasarana olahraga berupa sport center yang akan dikembangkan di kawasan Jalan Pancing.

"Sumatera Utara butuh sport center yang layak untuk pengembangan prestasi olahraga, kita akan upayakan pembangunannya di kawasan Jalan Pancing di sekitar kantor gubernur lama," katanya dalam acara Diskusi Olahraga "Satu Hati Sumut Paten" di Hotel Dharma Deli, Sabtu (19/9).

Diskusi yang diselenggarakan Seksi Olahraga Wartawan (Siwo) PWI Sumut ini untuk memeringati Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada 9 September lalu.

Menurutnya, lokasi itu di sekitar eks kantor gubsu dan cukup potensial dikembangkan menjadi pusat olahraga mengingat sudah ada bangunan-bangunan yang mendukung di antaranya sudah berdiri Gedung Serba Guna (GSG) milik Pemprovsu. Kapasitas gedung itu lebih dari 7.000 orang dan masih ada sirkuit Ikatan Motor Indonesia hingga bangunan velodrom yang terbengkalai.

Dia mengugkapkan keyakinannya kawasan itu cocok  dan potensial untuk dikembangkan sebagai pusat pembinaan olahraga.

Hadir dalam diskusi Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu, Ketua Siwo Sumut Monang Panggabean, jajaran pengurus Koni Sumut, KONI Kabupaten/Kota, pengurus daerah cabang olahraga, Ketua PWI H Syahril, para tokoh pemuda dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Erry ikut prihatin atas alokasi anggaran pembinaan olahraga di Sumut yang mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir yang kemudian berdampak pada rendahnya prestasi olahraga. Untuk itu, ke depannya ia akan memperjuangkan alokasi anggaran yang selayaknya dalam rangka pembinaan olahraga di Sumut.

"Tidak mungkin kita berprestasi tanpa anggaran, namun bukan pula anggaran menjadi satu-satunya syarat. Kita harus kompak dan punya semangat bersama membanggun prestasi olahraga," katanya.

Sementara Ketua KONI Sumut , Gus Irawan mengatakan prestasi Sumut semakin menurun dimana tercatat pada tahun 2008 dalam pelaksanaan PON XVII di Kaltim Sumut hanya meraih peringkat ke -7 namun pada PON XVIII tahun 2012 prestasi Sumut menurun menjadi peringkat ke-8.

Dia mendukung pemberdayaan GSG Pancing digunakan sebagai sarana olahraga, mengingat pembangunan gedung dahulunya dirancang sejak zaman Gubsu Alm HT Rizal Nurdin untuk sarana olahraga.

Dia mengatakan tidak ada yang instan dalam pembinaan olahraga. Bahkan dirinya prihatin masih ada Pengprov yang menjual atlit. "Memang dilematis, kita tidak  bisa memberi jaminan kepada para atlit sementara mereka juga ditawarkan iming-iming oleh provinsi lain," katanya.

Dia menyebutkan ada beberapa cabang yang pindah di antaranya cabang renang yaitu perenang Indra Gunawan ke Jatim. Selain itu ada beberapa di cabang tinju.

Ketua Siwo PWI Sumut Monang Panggaben dalam sambutannya mengatakan bahwa diskusi digelar sebagai wujud keprihatinan, menyikapi kondisi olahraga Sumut yang semakin menurun dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional. "Persoalan pendanaan yang minim 5 tahun terakhir mungkin menjadi salah satu penyebab. Bahkan pada tahun 2013, APBD Sumut untuk pembinaan olahraga nihil," katanya.

Dia mengungkapkan,  diskusi digelar untuk menemukan rumusan apa yang sesungguhnya cara terbaik memajukan prestasi olahraga Sumut. Di Kalimantan Timur dan sulaweai misalnya ada Peratruan Daerah yang mendukung pembinaan olahraga dengan alokasi APBD minimal 2-2,5%. (A14/Dik-CN/k)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru