Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026
Banyak Anggota Dewan Tersangkut Kasus Dugaan Gratifikasi

Ketua DPW Nasdem Sumut Ajak Para Kader Untuk Revolusi Mental

- Minggu, 20 September 2015 12:27 WIB
365 view
Ketua DPW Nasdem Sumut Ajak Para Kader Untuk Revolusi Mental
Medan (SIB)- Ketua DPW Partai Nasional Demokrat  (NasDem) Sumut, Ir H Tengku Erry Nuradi MSi kembali mengingatkan seluruh kader maupun  Anggota DPRD  dari Partai Nasdem di provinsi, kabupaten dan kota untuk bersama-sama menyatukan langkah dan barisan memenangkan calon kepala daerah yang telah ditetapkan DPP Partai Nasdem.

“Saya meminta seluruh kader khususnya para anggota DPRD yang merupakan perpanjangan tangan partai agar memiliki  loyalitas untuk memenangkan pasangan calon (paslon) yang diusung Partai Nasdem,” kata Erry Nuradi saat membuka Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus)  IV  Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2015 Provinsi Sumatera Utara dengan DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota di Sekretariat DPW Partai Nasdem Sumut, Jumat (18/9).

Anggota DPRD Fraksi Partai Nasdem sebut dia, adalah mutlak dan loyal pada pilihan partai, bukan pada pertimbangan-pertimbangan lainnya seperti masalah pertemanan, bisnis, emosional dan lainnya. Bagi yang tidak memberikan dukungan imbuh Erry Nuradi, DPP Partai Nasdem akan memberikan sanksi tegas karena nantinya setiap Anggota DPRD Fraksi Partai Nasdem akan diberikan surat untuk menjalankan dan mengikuti garis partai.

“Jangan lakukan perlawanan terhadap partai karena kami akan memberikan sanksi, apalagi jika terdapat laporan-laporan dari paslon bahwa kader Partai Nasdem ternyata tidak melakukan  seperti apa yang telah digariskan DPP Partai Nasdem,” tandasnya.

Terkait kondisi pemerintahan Provinsi Sumut, Plt Gubsu ini mengatakan, hampir semua Anggota DPRD Provinsi Sumut masa bakti 2009-2014 saat ini menghadapi proses yang berhubungan dengan masalah gratifikasi. Tidak tertutup  kemungkinan hal seperti ini juga bisa terjadi di kabupaten dan kota.
Untuk itu Erry Nuradi mengajak seluruh kader Partai Nasdem agar bisa memulai revolusi mental, tidak lagi melakukan hal-hal bersifat begal. "Maaf arti begal disini bukan begal  fisik, namun begal politik. Dapatkanlah sesuatu itu dengan cara-cara elegan melalui dukungan-dukungan yang bersifat formal,” sebutnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil)  Sumut DPP Partai Nasdem, Martin Manurung SE MA menjelaskan, Pilkada 2015 yang dilakukan secara serentak  merupakan momentum ujian buat Partai Nasdem guna menentukan arah tahun 2019.

“Kita harus belajar dari partai lain, baik itu keberhasilan maupun kegagalannya. Ini semua pelajaran yang harus ditempuh. Kita ingin pada 2019 nanti Partai kita di DPR RI menjadi 100 kursi untuk menentukan hidup mati dan maju mundurnya bangsa ini,” sebut Martin seraya menambahkan untuk mencapai cita-cita tersebut salah satu batu penjurunya adalah Pilkada serentak ini.

Sekretaris DPW Partai Nasdem Sumut, Iskandar ST  menuturkan, kegiatan Rakorsus ini  dilaksanakan  sebagai bahan untuk dilaporkan pada Rapat Keaja Nasional (Rakernas) pada 21-23 September.

“Dalam Rakernas ini  anggota DPRD tidak diundang,tapi  diwajibkan untuk melaporkan bagaimana partisipasi anggota dewan dalam pemenangan Pilkada yang menjadi salah satu fokus dalam Rakernas,” tuturnya.

Untuk anggota dewan yang mengikuti Pilkada sebut Iskandar, DPP Partai Nasdem telah menginstruksikan seluruh anggota dewan Partai Nasdem adalah  ujung tombak pemenangan paslon yang diusung partai. (A18/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru