Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Dituding Tidak Independen, Kuasa Hukum Paslon ‘Rahmad’ Ancam Pidanakan KPU Sergai

* Ketua KPU Sergai Tidak Mau Jawab Telepon
- Minggu, 20 September 2015 13:05 WIB
291 view
Dituding Tidak Independen, Kuasa Hukum Paslon ‘Rahmad’ Ancam Pidanakan KPU Sergai
Sergai (SIB)- Dituding tidak independen, Paslon (Pasangan Calon)  Bupati Serdangbedagai (Sergai) no 3 Drs Abdul Rahim MM MSi – H Ali Madhy (Rahmad), melalui kuasa hukumnya Razman Arif Nasution ancam pidanakan KPU Sergai.

“Pilkada Sergai bakal tidak sehat, akibat diganjal permainan politik. Ini bisa dipidana bahkan jika nantinya terbukti, KPU Sergai juga bisa diberhentikan,” tegasnya kepada sejumlah wartawan saat temu pers di sekretariat pemenangan tim ‘Rahmad’ di Desa Firdaus, Sei Rampah, Kamis (17/9).

Tudingan tersebut, jelasnya, berdasarkan bukti penerbitan sejumlah APK (Alat Peraga Kampanye) oleh KPU Sergai terhadap Paslon no 3 yang menurutnya terdapat banyak kesalahan. Misalnya, terkait logo PDI P sebagai partai pendukung. Di poster tidak terdapat tulisan nama partai. Kemudian, pada desain yang dikirim ke KPU partai pengusung Paslon no 3 ada 6 partai yaitu, Hanura, PDI P, PKS, Golkar, PPP dan PBB. Tetapi, yang dicantumkan hanya 3 partai saja yaitu Hanura, PDI P dan PKS. Dia juga mempermasalahkan gambar Paslon Bupati no 2 yang satu-satunya dengan tanda gambar yang dicucuk paku.

Soal balasan surat KPU Sergai ke sekretaris tim pemenangan  ‘Rahmad’ terkait nama partai yang tidak tertulis pada logo partai pengusung (PDI P) dinilai terlalu klasik. Di sana, KPU Sergai menyebutkan, hasil konsultasi dengan KPU Sumut pada Hari Senin, tanggal 14 September sekitar pukul 18.00 WIB, hal tersebut dapat ditoleransi. Menurutnya, aturan di PKPU tidak pernah ada putusan dengan  ditoleransi. Dan hal ini, ujarnya, nantinya akan ditanyakan langsung ke KPU Sumut, kemudian menindaklanjutinya dengan melaporkan persoalan ini ke Poldasu.

Menanggapi tudingan miring tersebut, Ketua KPU Sergai M Sofian yang berulangkali dihubungi wartawan SIB lewat ponselnya tidak mau mengangkat, padahal nada sambungnya terus berbunyi. (A-26/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru