Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026
Dua Tahanan Perampokan Kabur

Kajatisu Didesak Evaluasi Kinerja Kasi Pidum Kejari Medan

* Kasi Pidum Taufik SH: Kami Sedang Melakukan Pencarian
- Selasa, 22 September 2015 11:32 WIB
321 view
Kajatisu Didesak Evaluasi Kinerja Kasi Pidum Kejari Medan
Medan (SIB)- Dua tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang melarikan diri dalam dua bulan terakhir mendapat perhatian khusus dari praktisi hukum Medan, Muslim Muis SH. Ia meminta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), M Yusni untuk mengevaluasi besar-besaran para pejabat  terkait di Kejari Medan.

Hal ini dilakukan menurut Muslim, agar kejadian serupa tidak terulang lagi. "Jangan sudah terjadi tahanan kabur lagi baru heboh. Setelah itu lalai lagi, ini yang harus dievaluasi besar-besaran," tandas Muslim, Jumat (18/9). Bahkan, Direktur Pusat Study Hukum Pembaharuan dan Peradilan (Pushpa) Sumut itu menyarankan agar  Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan diperiksa.

Muslim juga menyarankan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rivai dimutasi atau diskors jangan bersidang lagi. "Karena peristiwa kaburnya tahanan Kejari Medan ini bukan pertama kali terjadi," ucap Muslim yang merupakan mantan Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Medan Taufik SH saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap Anton Fauzian alias Anton yang kabur saat menunggu sidang di PN Medan, kemarin. "Kita sedang melakukan pencarian. Kita juga sudah berkordinasi  dengan pihak kepolisian dan orangtua Anton," ucapnya.

Ia juga menegaskan, prosedur dalam keamanan para tahanan, saat ini sedang dikaji ulang oleh pihaknya. "Tadi kami sudah rapat. Jadi kami lagi menyusul langkah-langkah ke depan supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ucapnya.

Diketahui, tahanan kasus perampokan bernama Anton Fauzian alias Anton kabur saat menunggu sidang di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (17/9) sore. Tahanan yang disidang JPU Rivai itu meloloskan diri dengan cara berpura-pura menjadi pengunjung. (A18/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru