Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Idul Adha, RS Adam Malik Tetap Layani Pasien Cuci Darah

- Sabtu, 26 September 2015 10:56 WIB
208 view
Idul Adha, RS Adam Malik Tetap Layani Pasien Cuci Darah
Medan (SIB)- Memperingati Idul Adha 1436 H, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan tetap melayani pasien hemodialisa (HD) atau cuci darah. Tercatat, sekitar 75 pasien yang menjalani cuci darah di rumah sakit milik pemerintah pusat ini pada hari itu.

Kepala Ruangan Unit HD RSUP H Adam Malik Medan, Raspita Menda diwakili perawat jaga, Nciho Arbei Cordiaz dan Marianta Sinabang menuturkan untuk melayani pasien cuci darah, sebanyak 29 perawat disiagakan di unit tersebut.

“Sebanyak 29 perawat ini, bertugas di shift pagi. Kita ada tiga shift, dan khusus hari ini yang bertugas non muslim semua. Jadi karyawan muslim libur, bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” ujar Nciho, Kamis (24/9).

Dijelaskannya, cuci darah diperlukan ketika seseorang telah berada pada kondisi gagal ginjal. Tindakan cuci darah ini, berfungsi untuk membuang sampah, garam dan air berlebih dan mencegah menumpuk pada darah, menjaga kadar zat-zat kimia tertentu yang ada dalam darah pada tingkat yang aman dan membantu mengatur tekanan darah.

Mariana (35) mengaku datang ke unit HD RSUP H Adam Malik Medan sesuai jadwal. Ia membawa neneknya Rukiyah (67) untuk menjalani cuci darah rutin.
Diakui Mariana, neneknya sudah tiga tahun terakhir menjalani cuci darah karena gagal ginjal. Karena itu, agar kondisi nenek tidak memburuk, Mariana dan keluarga lainnya bergantian mengantar serta menjaga neneknya menjalani cuci darah setiap Senin dan Kamis, sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Kalau ganti hari lain, takutnya tidak bisa, karena jadwalnya disini penuh. Jadi meski libur apapun, cuci darah tetap sesuai jadwal,” tukasnya.

Dinkes Sumut dan RS Pirngadi Berkurban

Merayakan Idul Adha 1436 H, Dinas Kesehatan Sumut dan manajemen RSUD Dr Pirngadi Medan melaksanakan kurban di halaman kedua instansi tersebut, Kamis (24/9).

Dengan pelaksanaan kurban ini, kata Kepala Dinkes Sumut dr RR SH Surjantini, dapat lebih mempererat silaturrahim semua personil di jajaran Dinkes Sumut.

Menurutnya, untuk berkurban bukan hanya pada yang mampu. Namun bisa dilakukan masyarakat yang kurang mampu kalau mau menabung. “Orang kurang mampu, ataupun susah sekaligus dapat berkurban kalau kita menabung selama setahun,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris Dinkes Sumut Afwan menambahkan pelaksanaan kurban kali ini pihaknya menyembelih 13 ekor sapi yang dananya dari para pegawai yang berkurban. “Daging kurban ini juga diberikan kepada masyarakat sekitar kantor dinas kesehatan,” jelasnya yang juga ikut berkurban.

Sementara RSUD Dr Pirngadi Medan, melaksanakan kurban dengan menyembelih 5 ekor sapi yang juga berasal dari para pegawai di lingkungan rumah sakit milik Pemko Medan ini.

“Harapannya dengan berkurban yang merupakan bagian dari syariat Islam bagi mereka yang mampu atau memiliki rezeki, punya kesempatan dapat lebih meningkatkan etos kerja. Terus memberikan pelayanan yang terbaik dan memberikan kenyamanan kepada pasien,” harap Edwin. (A21/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru