Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026
Kerap Keluarkan Bau Tak Sedap

Pabrik Kompos PT AEI Sinembah Diprotes Warga STM Hilir

- Senin, 09 November 2015 10:02 WIB
532 view
Pabrik Kompos PT AEI Sinembah Diprotes Warga STM Hilir
STM Hilir (SIB)- PT Agro Energi Indonesia (AEI), pabrik pupuk kompos di Dusun III Sinembah, Desa Limaumungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang dituding telah mengingkari kesepakatan dengan warga, Selasa (3/11) sore. Tarsim Tarigan salah satu warga menceritakan, awalnya pihak menajemen PT AEI membuat kesepakatan seperti dana CSR dengan warga. Kesepakatan tersebut lantaran aktivitas PT AEI telah meresahkan warga.

akibat pabrik sering mengeluarkan bau tak sedap juga truk angkutan bahan baku kompos yang terbuat dari menur (kotoran sapi) yang kerap tumpah di jalan raya. Seperti pada Jumat (30/1/) sekira pukul 19.30 WIB lalu, salah satu truk rekanan PT AEI, yakni PT Lembu Andalas Langkat nyaris dibakar warga di Desa Tadukanraga lantaran sebahagian besar kotoran sapi yang diangkut tumpah di badan jalan. Tindakan pihak PT AEI dinilai kelewat batas dan melecehkan warga. Pasalnya, perjanjian yang disepakati tersebut disaksikan oleh pejabat desa, warga, babinkamtibmas dan Kadus setempat. Seperti yang tertera di surat perjanjian yang dibuat pada 28 Juni 2015 lalu turut ditandatangi Kades Limaumungkur, Tri Sakti Pandia, Kadus III Sinembah Terima Tarigan, Babinkamtibmas Brigadir Martinus Barus, Ramses warga Medan mewakili PT AEI serta perwakilan warga Tarsim Tarigan.

Untuk itu, warga mengancam akan melakukan demo dalam waktu dekat. Informasi diperoleh, PT AEI beroperasi tanpa dilengkapi izin. Namun sejauh ini perusahaan penghasil pupuk kompos tersebut bebas beroperasi lantaran mendapat perlindungan sejumlah oknum berpengaruh baik di tingkat kecamatan, Pemkab Deliserdang dan juga Pemprovsu. Sejumlah oknum pegawai Kecamatan STM Hilir kerap tampak keluar masuk area pabrik PT AEI diduga melakukan pengutipan liar berupa uang setoran. Camat STM Hilir Azwar Nasution SSTP MSi ketika akan dikonfirmasi, tidak berada di ruang kerjanya. Sementara seorang pegawai kecamatan menyebut kalau camat sedang ada urusan di Kantor Pemkab Deliserdang di Lubukpakam. (Dik-RH/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru