Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Uang Buku Paket di SMAN 3 Medan Mahal Orangtua Siswa Resah

- Selasa, 10 November 2015 10:08 WIB
1.398 view
Uang Buku Paket di SMAN 3 Medan Mahal Orangtua Siswa Resah
Medan (SIB)- Mahalnya uang buku paket pelajaran untuk siswa kelas X-XII di SMAN 3 Medan yang mencapai Rp 1 juta lebih sangat meresahkan kalangan orangtua sehingga perlu perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan. Keresahan itu disampaikan sejumlah perwakilan siswa dan orangtua siswa di antaranya, yakni Rini, Suwandi, Vanesa dan Dody kepada SIB di Medan, Senin (9/11) menyoal harga buku paket dan uang praktek laboratorium di SMAN 3 Medan.

Menurut mereka, harga buku paket tersebut tidak mampu dijangkau sebagian besar orangtua peserta didik khususnya keluarga kurang mampu atau golongan ekonomi lemah (Ekolem) menjadikan banyak siswa/i menunggak pembayarannnya. Dikatakan, pihak sekolah sebaiknya mempertimbangkan harga buku paket dan setidak-tidaknya kalo memang harga buku dimaksud telah sesuai harga eceran tertinggi (HET) seharusnya bagi peserta didik kurang mampu dibantu pembayarannya lewat dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai informasi diperoleh , sejumlah Kapolsek di beberapa SMA Negeri di Medan membuat kebijakan bagi siswa yang tidak sanggup membayar uang buku paket pelajaran sebaiknya mengajukan surat pernyataan guna dicari solusi pembayaran uang buku dimaksud. Selain itu, kata mereka, komite sekolah sebagai perwakilan orangtua siswa juga harus bersikap arif memertimbangkan harga buku paket dan uang praktek sesuai kondisi atau keberadaan siswa di SMAN 3 Medan.

Secara terpisah Kepsek SMAN 3 Medan Drs Sahlan Daulay MPd ketika dikonfirmasi mengatakan, masalah harga buku paket di sekolahnya ditetapkan sesuai kesepakatan bersama antara pihak sekolah dengan komite sekolah. Katanya, bagi peserta didik yang merasa keberatan terhadap mahalnya harga buku paket termasuk uang praktek di laboratorium disarankan membuat surat pernyataan sebagai pertimbangan untuk dirapatkan dengan komite sekolah.

IMBAU

Sementara itu Kadisdik Kota Medan Drs H Marasutan Siregar MPd hanya mengimbau pihak sekolah agar memertimbangkan harga buku paket di sekolahnya yang dinilai membebani peserta didik dan bagi siswa yang tidak mampu membayar agar dicari solusinya.

Terkait adanya oknum pegawai Disdik Kota Medan yang melakukan pengutipan liar (Pungli) penyaluran dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk sejumlah sekolah di Kota Medan pihaknya akan menelusurinya dan jika terbukti akan ditindak tegas. (A07/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru