Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Hari Pahlawan di Sergai Diperingati dengan Tabur Bunga di Sungai Ular

- Rabu, 11 November 2015 10:28 WIB
324 view
Hari Pahlawan di Sergai Diperingati dengan Tabur Bunga di Sungai Ular
SIB/dok/ r
TABUR BUNGA : Pj Bupati Sergai Ir H Alwin Sitorus MSi didampingi unsur FKPD tengah melakukan tabur bunga di bantaran Sungai Ular Kecamatan Perbaungan usai upacara peringatan Hari Pahlawan.
Sergai (SIB)- Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Selasa (10/11) ditandai dengan tabur bunga di bantaran Sungai Ular. Upacara dipimpin  Pj Bupati Sergai Ir H Alwin Sitorus MSi dengan Komandan Upacara  Kapt (Arm) Paidi dan Perwira Upacara Kapt (Inf) M Sirait.

Hadir mengikuti acara tersebut,  Ketua DPRD Sergai H Syahlan Siregar ST, Dandim 0204/DS Dandim 0204/DS Letkol (Inf) Hanryan Indrawira, Kapolres Sergai AKBP Hernowo Yulianto SIK, Kajari Sei Rampah Erwin Panjaitan, SH, Wakapolresta Tebingtinggi, Ketua PN Lubuk Pakam, Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah MSi, para asisten dan staf ahli bupati, Kepala SKPD, Ketua MUI, Kakan Kemenag, Ketua FKUB Sergai, jajaran PNS, para veteran/tokoh pejuang, tokoh masyarakat dan para anggota pramuka se-Kecamatan Perbaungan.

Acara juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada 160 veteran, napak tilas para pelajar dan pramuka dan berbagai perlombaan lainnya. Di penghujung acara disemarakkan dengan penampilan drama kolosal oleh para pelajar dan anggota TNI.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj Alwin mengatakan, peringatan Hari Pahlawan dapat dijadikan sebagai cermin atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan, dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus bekerja dan bekerja dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan bangsa yang termuat dalam sila kelima pancasila. Disamping itu juga sebagai momentum untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial.

Saat ini, ujarnya, bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan, keutuhan dan produktivitas bangsa  mulai dari terjadinya konflik intoleransi antar umat beragama, berkembangnya faham radikalisme, tawuran antar kampung maupun antar pelajar, maraknya penyalahgunaan Narkoba terhadap anak dan perempuan dan sebagainya. “Keadaan ini jauh dari apa yang dicita-citakan dan diperjuangkan oleh para pendiri bangsa yang telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada kita semua,“ ujar Mensos Khofifah. (A-26/ r)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru