Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
DPRDSU: Pemprovsu Belum Mampu Sediakan Dana Pendampingan Rp 1 M

Penyelenggaraan Festival Danau Toba Makin Tak Pasti

*Revitalisasi Danau Toba Diharapkan Bisa Dongkrak Wisatawan
- Sabtu, 14 November 2015 10:37 WIB
489 view
Penyelenggaraan Festival Danau Toba Makin Tak Pasti
Medan (SIB)- Penyelenggaraan Festival Danau Toba semakin tidak pasti karena Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belum mampu menyediakan dana pendampingan sebanyak Rp1 miliar. Revitalisasi Danau Toba diharapkan bisa dongkrak wisatawan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Ikrimah Hamidy di Medan, Jumat, menjelaskan konsep awalnya Festival Danau Toba itu diselenggarakan secara bergantian oleh tujuh pemkab di sekitar kawasan strategis nasional tersebut.

Namun, disebabkan adanya ketidaksanggupan sejumlah kabupaten menjadi tuan rumah, penyelenggaraan Festival Danau Toba tersebut menjadi masalah.

Setelah Pemkab Toba Samosir menjadi tuan rumah pada 2014, seharusnya kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemkab Karo pada 2015.

Namun, dengan berbagai pertimbangan, termasuk karena erupsi Gunung Sinabung, Pemkab Karo tidak sanggup untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan even tahunan tersebut.

Ketika tanggung jawab tersebut diserahkan ke daerah lain, diketahui pemkab-pemkab di sekitar kawasan Danau Toba itu juga tidak memiliki persediaan anggaran.

Karena itu, penyelenggaraan Festival Danau Toba tersebut diserahkan ke Pemprov Sumut dengan kehausan menyiapkan dana pendampingan sebanyak Rp1 miliar.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata telah menyiapkan anggaran penyelenggaran kegiatan tersebut, tetapi ada kewajiban Pemprov Sumut untuk menyediakan dana pendampingan.

Namun, anggaran dari Pemprov Sumut sendiri mengalami masalah karena pembahasan APBD Perubahan tahun 2015 masih belum tuntas.

"Ketika diserahkan ke provinsi, tetapi (APBD Perubahan) kita belum tuntas, begini jadinya, waktunya jadi molor-molor," ucap politisi PKS itu.

Karena itu, kepastian penyelenggaraan kegiatan yang ditujukan untuk mempromosikan potensi kepariwisataan Danau Toba tersebut diserahkan ke Pemerintah Pusat.

"Kemungkinan (anggaran Pemprov Sumut) agak sulit dikeluarkan. Jadi, tergantung pemerintah pusat karena ini agenda pusat," kata Ikrimah.

Dongkrak Wisatawan

Program revitalisasi kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara yang tengah dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama para stakeholder pariwisata diharapkan akan memulihkan kembali kejayaan Danau Toba yang pernah menjadi destinasi unggulan berkelas dunia dan banyak dikunjungi wisatawan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pemerintah tahun ini telah menetapkan prioritas 10 destinasi, di antaranya kawasan wisata Danau Toba untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan berdaya saing global.

"Melalui revitalisasi Danau Toba diharapkan akan menciptakan nilai tambah atau creating values dari sisi size, growth, spread and benefit. Dengan ini tentunya dapat mendongkrak jumlah wisatawan," kata Arief saat jumpa pers Festival Danau Toba 2015 di Jakarta, Rabu (11/11).

Selain itu, kata Arief, salah satu upaya untuk meningkatkan nama Danau Toba di internasional, Kemenper akan membuat Festival Danau Toba 2015 yang akan berlangsung di Brastagi, Kabupaten Karo, Sumut pada 19- 22 November mendatang.

Menurut Arief, penyelenggaraan event ini juga adalah bentuk komitmen Pemda dan stakeholder pariwisata Sumatera Utara yang ingin menjadikan kawasan wisata Danau Toba diakui dunia sebagai destinasi berbasis geopark yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan revitalisasi dan event Festival Danau Toba 2015 tersebut diproyeksikan kunjungan wisman ke kawasan Danau Toba akan meningkat, begitu pula investasi dan devisa," katanya.

Seperti diketahui bahwa tahun 2013 wisman yang berkunjung ke Danau Toba sebanyak 10.680 wisman dengan perolehan devisa sekitar 10,6 juta dollar AS. Ke depan diproyeksikan investasi akan mencapai 1 miliar  dollar AS dengan kedatangan wisman mencapai 1 juta orang.

Sport Tourism
Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata Raseno Arya mengatakan Festival Danau Toba 2015 akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan berupa atraksi seni budaya dan wisata olahraga (sport tourism) di antaranya karnaval ulos, geopark karnaval, upacara tradisi, lomba solu bolon, lomba vokal solo dan lomba paduan suara, lomba renang rakyat,  lomba fotografi, pameran dan seminar.

"Selain mempunyai sejarah yang hebat, Danau Toba juga memiliki obyek wisata alam dan budaya yang menarik. Kita ingin gencarkan promosi untuk menarik wisman dan wisnus ke Sumut," katanya.

Raseno juga mengharapkan agar Festival Danau Toba 2015 dapat menjadi festival internasional bercitra kuat dan diakui dunia sebagai destinasi berbasis geopark yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

"Kita akan fokus pada pelestarian alam dan kreativitas budaya  masyarakat sekitar Danau Toba serta pemberdayaan masyarakat agar kesejahteraannya meningkat," katanya. (Ant/KJ/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru