Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Keluarga Pasien Keluhkan Pedagang Berjualan di Dalam Ruangan RS Adam Malik

- Selasa, 17 November 2015 09:50 WIB
591 view
Keluarga Pasien Keluhkan Pedagang Berjualan di Dalam Ruangan RS Adam Malik
SIB/Dok
Seorang pedagang menjajakan barang dagangannya kepada salah seorang keluarga di Ruang Rindu B Lantai III pukul 06.00 WIB, Senin (16/11).
Medan (SIB)- Keluarga pasien mengeluhkan kenyamanan dan keamanan di Ruang Rindu B Lantai III Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan karena adanya pedagang berjualan. Keluhan tersebut disampaikan Qinoy kepada SIB di Medan, Senin (16/11).

"Selama empat hari saya menjaga ibu di sini (RS Adam Malik-red). Setiap pagi saya dibangunkan suara pedagang yang menjajakan makanan untuk sarapan sambil mengatakan jenis makanan seperti lontong, nasi gurih, mie, telur bebek rebus," ujarnya.

Katanya, pedagang tersebut bebas masuk ke dalam ruangan sambil berjualan tanpa mempedulikan pasien maupun keluarga pasien yang sedang tidur. "Transaksi jual beli itu tidak terjadi pada pagi hari saja, tapi pada siang dan sore ada juga pedagang lain yang menjajakan barang lainnya seperti jual baju, makanan ringan, bedak, odol, sabun dan lainnya," ungkapnya.

Pedagang itu berjualan mulai pukul 05.30 WIB sampai sekitar pukul 09.00 WIB. "Siang hari dimulai pukul 13.00 sampai sekitar pukul 19.00 WIB. Saya heran kenapa para pedagang bebas memasuki area ruangan pasien. Padahal sudah ada larangan dari pihak rumah sakit, tapi tidak dihiraukan oleh para pedagang-pedagang tersebut," jelasnya.

Warga Deli Serdang ini meyakini pihak keluarga yang lain sudah pasti khawatir dengan adanya pedagang yang bebas berjualan di rumah sakit tersebut. "Sudah pasti mengganggu kenyamanan dan keamanan pasien serta keluarga yang menjaga. Kalau hilang barang-barang kami, siapa yang tanggung jawab," kesalnya.

Saat dikonfirmasi SIB, Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Medan Sairi M Saragih mengatakan tidak mengetahui hal tersebut. "Tidak tahu pula soal pedagang itu berjualan. Bentar ya saya hubungi Satpam di ruangan itu," ujarnya.

Selang beberapa menit kemudian setelah diberitahu ke Satpam. Sairi mengatakan sudah ditanyakan kepada Satpam bahwa para pedagang yang dikeluhkan keluarga pasien tersebut tidak ada. "Sudah ditanya ke Satpam dan tidak ada pedagang yang berjualan. Walaupun tidak ada katanya, sudah saya suruh cek kembali dengan benar," tegasnya. (A21/f)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru