Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Wakil Ketua DPRD DS Kutuk Perampok Nelayan di Perairan Bagan Percut

- Kamis, 19 November 2015 10:00 WIB
222 view
Wakil Ketua DPRD DS Kutuk Perampok Nelayan di Perairan Bagan Percut
Lubuk Pakam (SIB)- Aksi perampokan nelayan semakin marak terjadi di wilayah perairan Desa Bagan Percut Ujung Kecamatan Percut Sei Tuan. Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Kamaruzaman kepada SIB, Rabu (18/11) sore di  Lubuk Pakam mengatakan, tindak kejahatan berupa perampokan nelayan sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya nelayan. Penegak hukum harus segera mengatasinya.

“Saya mengutuk pelaku perampokan yang sudah meresahkan masyarakat dan nelayan, saya minta kepada aparat keamanan agar segera bertindak, jika perlu pelaku ditembak di tempat,” kata Kamaruzaman.

Sesuai dengan data yang diperoleh katanya, dalam kurun waktu 1 bulan terakhir, aksi perampokan terhadap nelayan sudah 6 kali terjadi, seperti 3 kapal milik nelayan dirampok di perairan Desa Bagan Percut, hasil tangkapan ikan, emas, HP diambil paksa oleh perampok dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api.

“Dimana keamanan laut dan dimana Polisi Air, kenapa tidak ada tindakan tegas dari mereka, apakah menunggu korban berikutnya,” tanyanya.

Disebutkan perlengkapan Proyek Lampu Alur milik Pemkab Deli Serdang juga disikat perampok. Mesin las, pakaian pekerja, alat-alat pekerja serta mesin bor air yang harganya mencapai Rp 300 Juta juga raib diambil dan dibawa dengan menggunakan boat oleh perampok.

Menurutnya, Kamla tidak bekerja secara maksimal sehingga kerap terjadi aksi perampokan terhadap nelayan, saat ini sejumlah nelayan tidak berani lagi  melaut karena keamanan mereka tidak terjamin.

Ironisnya lagi kata dia,  pengunjung wisata kuliner turut menjadi korban perampokan.

“Sepedamotor mereka dirampas dan dibawa menggunakan boat milik perampok itu. Saya selaku wakil rakyat tidak melihat bukti kerja dari instansi terkait secara maksimal, bagaimana nantinya Desa Bagan Percut yang terkenal dengan objek wisata kuliner, tidak dikunjungi wisatawan lagi,” katanya.(Dik-RH/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru