Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Bupati Sampaikan R-APBD Deliserdang TA 2016, Penerimaan Rp 3,4 Triliun Lebih

- Jumat, 20 November 2015 10:27 WIB
176 view
Bupati Sampaikan R-APBD Deliserdang TA 2016, Penerimaan Rp 3,4 Triliun Lebih
Lubukpakam (SIB)- Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menyampaikan pengantar nota keuangan R-APBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah)  Deliserdang Tahun Anggaran 2016, pada sidang paripurna DPRD Deliserdang, Rabu (18/11). Sidang dipimpin Ketua DPRD Ricky Prandana Nasution didampingi Wakil Ketua Imran Obos, Apoan Simanungkalit dan Kamaruzzaman.

Disampaikan, penerimaan daerah direncanakan meningkat dari tahun 2015 Rp 3.093.230.447.110, menjadi Rp 3.484.303.2422.110 yang bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) diperkirakan Rp 672.229.014.500, naik 5,28 persen, Dana Perimbangan diperkirakan Rp 1.726.806.811.323 atau meningkat 9,23 persen yang bersumber dari dana bagi hasil pajak dan bukan pajak, DAU (Dana Alokasi Umum), dan DAK (Dana Alokasi Khusus).

Selanjutnya pendapatan daerah yang sah Rp 1.085.267.416.287 atau naik 24,20 persen yang bersumber dari hibah, dana bagi hasil dari Provinsi dan dari Pemerintah daerah yang lain, dana penyesuaian dan otonomi khusus, dan bantuan keuangan dari Provinsi Sumut.

Sementara belanja daerah tahun 2016 direncanakan Rp 3.529.117.634.226 dengan komposisi Belanja Tidak Langsung Rp 2.033.035.441.238 atau 57,6 yang digunakan untuk belanja pegawai Rp 1.619.363.124.107 hibah Rp 6.139.000.000 bantuan sosial Rp 2.312.455.580 bagi hasil kepada Desa/Kelurahan Rp 162.513.055.962 bantuan keuangan pada Pemerintah Desa Rp 237.763.644.000 bantuan keuangan Kelurahan dan Parpol Rp 2.444.161.589 belanja tidak terduga Rp 2,5 miliar, sertifikasi guru Rp 483.522.021.400 dan non sertifikasi Rp 3.025.900.527.

Kemudian Belanja Langsung Rp 1.496.082.192.988 atau 42,4 persen yang dialokasikan pada 30 SKPD menangani urusan wajib dan 5 SKPD menangani urusan pilihan. Beberapa SKPD yang mendapat alokasi anggaran yang cukup besar diantaranya Dinas PU (Pekerjaan Umum), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Ciptakarya dan Pertambangan, Dinas Kesehatan, RSUD dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Alokasi anggaran di Dinas PU diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas, baik jalan, jembatan, irigasi maupun penanganan daerah yang sering terjadi genangan banjir. Sesuai amanat RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) tahun 2014-2019, pada tahun 2016 persentase jalan dalam kondisi mantap ditargetkan mencapai 62 persen, yang tentunya akan meningkatkan aksesilitas orang, barang dan jasa untuk mendukung kegiatan ekonomi lokal dan regional termasuk memperluas akses masyarakat desa ke simpul-simpul ekonomi daerah.

Kemudian, panjang drainase dalam kondisi baik ditargetkan mencapai 61,5 persen, rumah yang bersanitasi mencapai 76,5 persen, cakupan pelayanan air minum mencapai 80,4 persen, jalan lingkungan dalam kondisi baik mencapai 76,3 persen, dan rumah layak huni mencapai 92,2 persen.

Angka melek huruf ditargetkan 99,50 persen, rata-rata lama sekolah mencapai 10,10 persen, serta meningkatkan angka partisipasi murni untuk SD sederajat 99,56 persen, SMP sederajat 96,58 persen, dan SMA sederajat 88,54 persen. Bidang kesehatan diantaranya meningkatnya akan harapan hidup menjadi 71,80 persen, menurunnya angka kematian bayi, ibu dan balita, serta rasio ketersediaan Puskesmas per satuan jumlah penduduk 1 : 57.410, dokter per satuan jumlah penduduk 1 : 3.700 dan rasio tenaga medis per satuan penduduk 1 : 784.

Bupati berharap kebijakan itu akan menjadi langkah strategis untuk mencapai target kinerja pemerintah daerah pada tahun 2016 sebagai tahun kedua pelaksanaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), sehingga dapat meraih cita-cita bersama mewujudkan visi Deliserdang yang maju dan berdaya saing dengan masyarakatnya yang religius, bersatu dalam kebhinnekaan, untuk memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat bagi kemajuan Deliserdang. (A24/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru