Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Presiden KAI Minta Jaksa Agung Segera Dinonaktifkan

* 267 Advokat Disumpah
- Minggu, 22 November 2015 13:24 WIB
357 view
Presiden KAI Minta Jaksa Agung Segera Dinonaktifkan
Medan (SIB)- Jaksa Agung HM Prasetyo diminta untuk segera dinonaktifkan dari jabatannya. Hal itu diharapkan agar dalam proses penyelidikan terkait Evy Susanti istri Gubsu nonaktif, Evy Susanti yang disebut telah menyediakan uang 20 ribu dolar AS untukĀ  HM Prasetyo guna mengamankan kasus yang menjerat Gatot Pujo Nugroho di Kejaksaan Agung (Kejagung), terungkap dengan jelas kebenarannya.

"Sudah sepantasnya HM Prasetyo dinonaktifkan dari jabatannya sebagai jaksa agung. Agar penyidik dapat leluasa melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," ucap Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Indra Sahnun Lubis kepada sejumlah wartawan seusai acara penyumpahan para advokat oleh Ketua Pengadilan Tinggi Medan di Hotel Danau Toba Internasional, Rabu (18/11).

Menurutnya, pengembangan penyidikan ini harus dilakukan agar persoalan benar tidaknya, terbukti dalam proses penyidikan. "Harus segera diungkap ini. Apa lagi setiap harinya media selalu mengekspos permasalahan ini," terangnya lagi. Sahnun juga meminta, dalam proses penyidikan nantinya, jangan lagi pihak kejaksaan yang memeriksa agar menjaga independensi." Di sini KPK atau kepolisian yang harus memeriksanya. Jangan lagi pihak kejaksaan. Nanti entah apa-apa lagi jadinya," tegasnya.

Sebelumnya, Sahnun yang memimpin wadah advokat KAI mengambil sumpah 267 advokat. Penyumpahan itu dilakukan oleh Ketua PT Medan DR ATH Pudjiwahono SH MHum. Dalam kata sambutannya, Sahnun meminta agar para advokat berani mengungkapkan kebenaran dan keadilan dalam membela masyarakat.

"Advokat ini jangan seperti yang lalu lagi. Takut sama polisi, takut sama jaksa. Dia harus berani. Beraninya yang positif. Misalnya, ada perkara-perkara yang sudah jelas tindak pidananya tidak sampai ke pengadilan. Adapun jaksa-jaksa melakukan pemerasan-pemerasan pidana baik di pengadilan negeri maupun pengadilan tinggi, itu banyak. Saya minta para advokat semakin berani supaya semakin dipakai masyarakat. Dalam sidang juga harus berani mengungkapkan suatu tindakan-tindakan jaksa yang bertentangan dengan keadilan," ucapnya.(A18/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru