Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Prihatin Keterbatasan Fasilitas di Medan, Ramadhan Pohan Bela Anak Disabilitas

- Senin, 23 November 2015 10:47 WIB
253 view
Prihatin Keterbatasan Fasilitas di Medan, Ramadhan Pohan Bela Anak Disabilitas
SIB/Roy Marisi Simorangkir SE
Calon Wali Kota Medan No Urut 2 Drs Ramadhan Pohan MIS bernyanyi dan menari bersama anak-anak penyandang Disabilitas usai acara Jalan Santai Bersama di Medan.
Medan (SIB)- Meski dengan keterbatasan  fisik anak anak penyandang ketergantungan khusus (disabilitas), mereka dianggap berhak memeroleh perhatian dari pemerintah kota, khususnya melalui pengadaan fasilitas fasilitas.Hal ini diungkapkan Calon Wali Kota Medan No Urut 2 Drs Ramadhan Pohan MIS kepada sekira 75 anak penyandang disabilitas usai memberikan doorprize dalam acara Jalan Santai Bersama di pelataran parkir Kantor RRI Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu (22/11).

"Penyandang disabilitas sama seperti kita, tidak boleh dipandang sebelah mata atau diskriminasi. Mereka hanya mengharapkan perhatian dari pihak pemerintah kota, melalui pengadaan fasilitas untuk memenuhi keterbatasan mereka. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan perhatian kepada para tenaga pengajar penyandang disabilitas. Bila nanti dipercaya memimpin Kota Medan, REDI memastikan akan memberikan fasilitas bagi penyandang Disabilitas seperti,, fasilitas di jalan jalan raya, toilet serta pengajaran khusus untuk memenuhi keterbatasan mereka," ujarnya.

Dalam acara yang mengundang haru itu,Ramadhan  juga menghibur mereka dengan bernyanyi bersama penyanyi cilik penyandang disabilitas, Rendi Pangestu dari SLB Karya Murni beserta anak anak lainnya.

Sehari sebelumnya,Sabtu (21/11) Ramadhan Pohan menghadiri acara 40 tahun Universitas Titi Batu (Utiba), yang merupakan perkumpulan para aktivis USU angkatan 78 yang pada masa NKKPKK sering dikejar-kejar dan ditahan pemerintah pada masa itu.Bersamaan dengan acara ini,  dilaksanakan peresmian Rumah Islamiyah yang dipimpin abang kandungnya mantan Dubes RI untuk Polandia Hazairin Pohan, di Jalan M Yakub.Rumah ini  selanjutnya akan dijadikan pusat kursus Bahasa Inggris dan ketrampilan lain yang akan diberikan gratis bagi masyarakat sekitar.

Kepada SIB  Ramadhan Pohan mengaku, dasar didirikannya Rumah Islamiyah ini untuk meneruskan pengabdian kakeknya kepada masyarakat di bidang sosial, pendidikan dan pustaka. Dijelaskan, kakeknya adalah pendiri penerbit Pustaka Islam Indonesia "Islamiyah" yang berpusat di Kota Medan. (A18/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru