Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Penyebab Kematian Dokter Asal Nepal Masih Misterius

- Selasa, 24 November 2015 10:41 WIB
447 view
Penyebab Kematian Dokter Asal Nepal Masih Misterius
Medan (SIB)- Seorang dokter relawan, Tej Bikram (36) asal negara Nepal yang ditemukan tewas di Jalan Baru H Anif/Kampung Agas Dusun 24 Desa Sampali, Percut Sei Tuan, pada Minggu (22/11) sore, masih misterius.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto melalui Kasat Reskrim Kompol Aldi Subartono ketika dikonfirmasi Senin (23/11) sore mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus kematian Tej Bikram melalui hasil otopsi organ dalam korban. Dijelaskannya, hasil penyelidikan sementara, korban diduga tewas karena sakit.

“Otopsi luar sudah dilakukan Minggu malam, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kita masih menunggu hasil otopsi organ dalam dari pihak dokter, guna mengetahui apakah ada zat yang membuatnya tewas," ujarnya.

Disinggung adanya kemungkinan korban tewas karena dibunuh, Kasat membantah hal tersebut, lantaran belum petunjuk dan hasil penyelidikan yang mengarah kepada dugaan itu. Menurut hasil penyelidikan, korban diketahui semula meninggalkan kamar hotelnya dan sempat meminjam telepon genggam seorang security untuk menghubungi temannya. Namun karena bahasanya tidak dimengerti oleh korban, akhirnya ia menumpangi becak motor (Betor).

“Tidak ada dugaan ke sana dan kita belum menemukan keterangan yang mengarah kepada pembunuhan. Korban diketahui keluar dari hotel dan sempat meminjam handphone untuk menelpon rekannya. Karena bahasanya tak dimengerti, korban menumpangi Betor. Dugaan karena sakitnya parah, mungkin ditinggalkan di lokasi penemuan itu," tutupnya.

Sebelumnya, seputaran Jalan Baru H Anif/Kampung Agas Dusun 24 Desa Sampali, Percut Sei Tuan mendadak heboh, Minggu (22/11) sore. Pasalnya warga menemukan mayat seorang pria tanpa memiliki identitas (Mr X), tergeletak di pinggir jalan. Belakangan diketahui jasad Mr X itu ternyata Tej Bikram. (A20/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru