Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Akademisi Bentuk Relawan Anti Narkotika di Sumut

* Dr RE Nainggolan : Kejahatan Narkoba Merusak Generasi Bangsa
- Kamis, 26 November 2015 13:47 WIB
393 view
Akademisi Bentuk Relawan Anti Narkotika di Sumut
SIB/dok
Ketua Umum FARAN periode 2015-2020 Dr Panigoran Siburian MPd bersama Kepala BNN Sumut diwakili Magdalena Sirait menandatangani MoU kerjasama pemberantasan narkotika disaksikan Ketua Dewan Pembina Dr RE Nainggolan MM di ruang serbaguna RS Royal Prima Medan
Medan (SIB)- Pengurus Forum Akademisi Relawan Anti Narkotika (FARAN) Sumatera Utara periode 2015-2020 dikukuhkan dan menandatangani MoU kerjasama dengan BNN Provinsi Sumut di ruang Serbaguna RS Royal Prima Medan, Rabu (25/11). Ketua Dewan Pembina FARAN, Dr RE Nainggolan MM mengatakan peran akademisi sangat strategis memersiapkan masa depan bangsa.

Kejahatan penyalah gunaan narkotika saat ini, menurut RE Nainggolan menyasar kepada generasi muda sesuai berbagai hasil penelitian. Narkoba merupakan satu tantangan yang sangat luar biasa. Di dunia hampir 175 juta jiwa yang menjadi korban. “Di Indonesia menurut Budi Waseso sekitar 5 juta dan setiap tahun dominan meningkat, bahkan saat ini mendekati 5,9 juta jiwa,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, di Sumut sendiri mencapai 600 ribu jiwa dan 22 persen justru dari kalangan anak sekolah. Hal ini diharapkan menjadi bahan pemikiran bagi FARAN dalam menjalankan programnya. Untuk itulah, akademisi harus mampu menjadi bagian dalam memberantas, menekan, dan yang paling utama memberikan arahan agar generasi muda tidak memasuki ranah penyalahgunaan narkoba.

“Saya sangat apresiasi kepada forum, yang diharapkan sungguh-sungguh produktif di masa mendatang. Sering kali terjadi sebuah forum yang hanya dilantik, berdiri dan kemudian tidak pernah melakukan aktivitas, kita tidak tahu bagaimana kelanjutannya. Mohon disampaikan program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Agar program bisa berjalan dengan baik,” ujarnya sembari menyarankan agar FARAN sebagi forum akademisi lebih banyak kegiatannya pada buah-buah pikiran.

Secara geografis, Sumut sangat terbuka kepada dunia luar. Bahkan di pantai bagian timur diperkirakan ada ratusan pelabuhan tikus yang bisa menjadi pintu masuk narkotika. Perlu gerakan missal untuk menghempangnya.

Mewakili Kepala BNN Sumut,  Magdalena Sirait menyambut baik pembentukan forum tersebut. “Hal ini menjadi harapan kami, supaya bersama dengan masyarakat bisa bekerja untuk memberantas peredaran narkotika ini,” katanya.  Dimana di UU no 32/2009 diatur peran masyarakat dalam turut serta memberantas peredaran gelar narkotika. Juga diharapkannya bisa menyadarkan masyarakat akan manfaat rehabilitasi, dimana BNN Sumut ditargetkan merehabilitas 3792 orang namun masih sekitar 2000 yang direhab karena warga masih tabu dengan istilah rehabilitasi.

Senada juga disampaikan Rektor Univ Setia Budi Mandiri, Sada Arih Sembiring SH MH mewakili para rektor bahwa di lingkungan akademisi belum ada forum yang begerak di bidang anti narkotika.

Ketua Umum FARAN Dr Parningotan Siburian MPd mengatakan maraknya peredaran Narkoba saat ini sudah cukup membuat resah semua kalangan. Korban berjatuhan dikatakannya karena minimnya pengetahuan warga tentang bahaya narkotika, sehingga mudah diperdaya. Padahal salah menggunakan narkotika bisa berakibat fatal bahkan kepada kematian “Sekolah memegang peranan penting, karena sebagai tempat berkumpulnya para pemuda. Ini yang menjadi sasaran kita ke depan,” ujarnya.

Susunan kepengurusan FARAN terdiri dari Ketua Umum Dr Panigoran Siburian MPd, para ketua Dr Sardo Sihite MPd, Drs Ropinus Sidabutar MPd, Bindu Naibaho SPd MPd, Sukses Siburian SH MH , Sekjen Johanes P Sitanggang SPd MSi, Bendahara umum Drs Gunar Seniman Nainggolan MPd dan pengurus Departemen –departemen. Selaku Ketua Dewan Pembina Dr RE Nainggolan MM, Wakil Ketua Dr Tommy Leonard SH MH, Sekretaris Sahat Maruli Sagala SH, Dewan Penasehat Prof Paningkat Siburian MPd, Sekretaris Dr Immanuel Munthe MSi dan para anggota lainnya. (A22/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru