Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
Pangkostrad TNI AD Letjen TNI Edy Rahmayadi:

Waspadai Sekecil Apapun Ancaman Teroris

- Minggu, 29 November 2015 13:11 WIB
342 view
Waspadai Sekecil Apapun Ancaman Teroris
Medan (SIB)- Pangkostrad TNI AD Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan, sekecil apapun ancaman teroris harus kita waspadai. Teroris itu kerjanya mengancam saja dan ancamannya  itu membuat orang gentar. Namun demikian kita harus waspadai sekecil apapun ancamannya.

“Saya yakin Santoso tidak sehebat itu,” kata Letjen TNI Edy Rahmayadi didampingi Rektor Unimed Prof Syawal Gultom seusai diskusi publik kerjasama Unimed dan Bakohumas Provsu di kampus Unimed, Sabtu sore (28/11). Diskusi publik itu bertemakan “Peranan generasi muda Sumut dalam menghadapi MEA”.

Menjawab wartawan terkait isu ada ratusan orang Indonesia yang ikut ISIS ? Dijawab Edy, apapun yang terjadi harus kita waspadai karena kegiatan-kegiatan radikal teroris berkembang dalam rangka menunjukkan jati diri mereka atas ketidakpuasan mereka, khususnya di republik ini yang sangat rentan terhadap itu.

Mari sama-sama kita waspadai dan tingkatkan jiwa juang. Sumber daya manusianya siapkan sehingga kita tak pernah kalah pada siapapun,katanya.
Ditanya tentang korupsi di Sumut, kata Edy, bukan baru sekarang, namun karena wartawannya baru sadar sehingga diblow up. Kalau selama ini ditutup-tutupi.

Disinggung tentang PSMS, katanya, kalau PSMS berhasil tidak asing, namun aneh kalau PSMS tidak berhasil karena Sumut identik dengan olahraga bola kaki sehingga banyak bibit di Sumut yang sangat menjanjikan. Ke depan PSMS akan semakin eksis sesuai kemampuannya.

Sementara itu Plt Gubsu Ir H Tengku Erry Nuradi MSi dalam sambutannya dibacakan Kadis Kominfo Sumut Jumsadi Damanik mengatakan,  dalam menghadapi MEA diperlukan kontribusi dari perguruan tinggi serta lembaga pendidikan, kajian dan penelitian agar Indonesia khususnya Sumut berada pada posisi yang unggul karena perguruan tinggi bisa masuk ke segala kini dan tentu memilki relevansi, seperti penyiapan sumber daya manusia sesuai dengan keperluan.

Perguruan tinggi bisa menjadi pusat dan sekaligus penggerak inovasi dan aplikasi teknologi sekaligus entrepreneurship dan technopreneurship,katanya. (A01/h)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru