Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Medan Tembung Rawan Premanisme Modus Jukir

- Rabu, 02 Desember 2015 10:45 WIB
320 view
Medan Tembung Rawan Premanisme Modus Jukir
Medan (SIB)- Wilayah Kecamatan Medan Tembung rawan aksi premanisme dengan modus sebagai juru parkir (Jukir). Hal itu terlihat dari banyaknya Jukir yang mengganggu ketentraman pengunjung yang hadir di pesta pernikahan di salah satu wisma di Jalan Rela, Medan Tembung, Jumat (27/11).

Salah seorang sopir bus yang membawa puluhan keluarga dari pengantin asal Dolokmasihul mengatakan, ia berencana mengeluarkan mobil. Untuk membawa puluhan keluarga pengantin pulang ke Dolokmasihul.

"Tiba-tiba ada sejumlah pemuda mengaku Jukir mengucapkan kata-kata kotor kepada saya, supaya mengatrekkan mobil. Di situ saya mengatakan kepada Jukir itu, kenapa harus mengucapkan kata kotor. Namun Jukir tersebut memanggil teman-temannya. Saya saat itu juga melaporkannya ke penumpang saya. Langsung terjadi kericuhan, dan kami tak diizinkan keluar dari wisma," kata sopir yang enggan menyebutkan kepada SIB.

Tak lama personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan datang ke lokasi. Kemudian sejumlah Jukir dibawa ke kantor polisi.

"Hari mulai gelap, dan kami akhirnya bisa keluar dari wisma. Informasinya Jukir itu mau melaporkan kami ke polisi. Saya mengharapkan supaya polisi menindak pelaku premanisme. Tujuannya agar undangan dari luar kota tak beranggapan buruk jika Kota Medan rawan aksi premanisme," harapnya.

Dari amatan SIB di kantor polisi, sekira pukul 19.40 WIB, sejumlah Jukir masih dimintai keterangannya oleh petugas di Polsek Percut Sei Tuan. (A20/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru