Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
Penembakan Tiga Wartawan

Ketua PWI Sumut : Kriminalitas di Kampung Kubur Tinggi

- Rabu, 02 Desember 2015 10:46 WIB
273 view
Ketua PWI Sumut : Kriminalitas di Kampung Kubur Tinggi
Medan (SIB)- Penembakan terhadap tiga wartawan di Kampung Kubur Medan, mengindikasikan lokasi tersebut selama ini memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut M Syahrir.

"Ini sangat memprihatinkan, peristiwa ini sudah menyasar wartawan. Kemudian peristiwa ini mengindikasikan kalau Kampung Kubur bukan hanya peredaran Narkoba dan judi saja yang tinggi tapi tingkat kriminalitasnya juga tinggi," katanya, Senin (30/11) siang.

Peristiwa penembakan tiga orang wartawan ini sangat disayangkan masih terjadi, di saat pihak kepolisian genjar-genjarnya menekan angka kejahatan di lokasi Kampung Kubur. "Memang ini di luar jangkauan kita. Tapi selama ini pihak kepolisian telah melakukan penggerebekan bahkan mendirikan Pos Polisi di lokasi itu, tapi aksi kejahatan masih terjadi," ucap dia.

Dia juga menyayangkan, aksi penembakan seperti ini terjadi saat menjelang Pilkada serentak yang beberapa hari lagi berlangsung.

Syahrir juga meminta kepolisian harus serius menangani kawasan Kampung Kubur yang kerap disebut sebagai lokasi rawan Narkoba dan Judi. Selain itu, dia juga berharap agar tokoh masyarakat ikut berperan memerangi kriminalitas di Kampung Kubur.

"Kenapa lokasi Kampung Ambon di Jakarta, Gang Dolly di Surabaya dan masih banyak lagi lokasi rawan kejahatan bisa diberantas. Tapi kenapa hanya sekelas Kampung Kubur tidak bisa diberantas?," tegas Syahrir.

Dia juga meminta agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku penembakan terhadap ketiga wartawan. "Para pelaku penembakan itu agar dihukum seberat-beratnya," ujar Syahrir.

Dirinya juga mengimbau para jurnalis agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan peliputan. "Peristiwa ini menjadi peringatan bagi kita. Kewaspadaan diri harus dilakukan sekecil mungkin, ketika melakukan liputan," ujarnya.

Dia menambahkan, peredaran senjata air soft gun selama ini sudah sangat meresahkan. Diminta agar pihak kepolisian juga segera melakukan penertiban bagi pengguna senjata tersebut. "Bagi siapa pun pemiliknya agar dilakukan pemeriksaan, karena soft gun sudah banyak kali beredar," tambahnya. (Dik-SPS/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru