Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

APBD Deliserdang Tahun 2016 Disahkan Rp 3,5 Triliun Lebih

- Rabu, 02 Desember 2015 10:58 WIB
488 view
APBD Deliserdang Tahun 2016 Disahkan Rp 3,5 Triliun Lebih
Lubukpakam (SIB)- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deliserdang Tahun Anggaran 2016, disahkan DPRD Deliserdang Rp 3.529.117.634.226 dan ditandatangani oleh Ketua DPRD Ricky Prandana Nasution SE, Wakil Ketua Imran Obos SE, Kamaruzzaman SAg dan Apoan Simanungkalit SE, bersama Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pada sidang paripurna yang digelar, Senin (30/11) di ruang sidang DPRD di Lubukpakam.

Anggota Banggar (Badan Anggaran) DPRD H Rakmadsyah SH menjelaskan, dalam nota pengantar RAPBD TA 2016, belanja daerah Rp 3.529.117.634.226 atau meningkat Rp 334.786.045.606, dibanding PAPBD tahun 2015 yaitu Rp 3.194.331.588.691. Belanja itu terdiri dari belanja tidak langsung Rp 2.033.035.441.238 dan belanja langsung Rp 1.496.082.192.988.

Struktur perbandingan belanja langsung mengalami tekanan disebabkan ada komponen belanja transfer untuk desa yang dimasukkan ke dalam belanja tidak langsung dan beberapa pos lainnya di bidang pendidikan seperti pos sertifikasi guru dan belanja pegawai. DPRD berharap pada tahun mendatang komit untuk memperbesar persentase belanja langsung terutama belanja modal yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Deliserdang.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjelaskan, penyusunan APBD mengacu pada prinsip-prinsip penyusunan  APBD yang sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, secara tertib, tepat waktu, transparan, partisipatif dan tidak bertentangan dengan kepentingan umum, peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan Perda lainnya.

Disampaikan, beberapa hari yang lalu Kabupaten Deliserdang meraih beberapa penghargaan tingkat nasional yaitu Piala Adipura 2014-2015 kategori kota kecil untuk kota Lubukpakam, Piala Paramakarya bidang produktivitas tenaga kerja dan UKM yang diterima Muhdi, pengusaha keripik singkong yang sudah ekspor ke Korea, serta penghargaan penanaman pohon tahun 2014 melalui gerakan nasional menanam pohon satu miliar pohon. (A24/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru