Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Wartawan Demo Desak BKD Proses Ketua DPRD Serdangbedagai

- Rabu, 02 Desember 2015 10:59 WIB
598 view
Wartawan Demo Desak BKD Proses Ketua DPRD Serdangbedagai
Sergai (SIB)- Kalau di pusat kasus dugaan “papa minta saham” melibatkan Ketua DPR Setya Novanto menjadi perhatian publik dan telah bergulir ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD), di Kabupaten Serdangbedagai sejumlah wartawan juga menggelar aksi demo, Selasa (1/12) mendesak Ketua DPRD, H Syahlan Siregar, SH segera diproses Badan Kehormatan Dewan (BKD) atas tindakannya yang dituding melecehkan profesi wartawan beberapa waktu lalu.

Pendemo yang semuanya wartawan berbagai media diterima langsung Ketua BKD DPRD Serdangbedagai Edi Resmanto didampingi Wakil Ketua DPRD Hasbullah Hadi Damanik, SE, M Yunus Purba (anggota BKD), Sekretaris DPRD/BKD Drs Sufrin, MM dan Kabag Persidangan Sirus Panjaitan,SH.

Menurut Andy Ebit selaku jubir wartawan, mereka datang menagih Ketua DPRD yang tak menepati janjinya untuk meminta maaf dalam forum resmi atas ucapannya melecehkan wartawan pada acara forum yang dihadiri Pj Bupati dan unsur pimpinan daerah Serdangbedagai pada 17 Agustus 2015 lalu di pendopo kantor bupati.

“Ketua DPRD janji akan minta maaf pada forum resmi. Namun, HUT TNI Oktober 2015 dan Hari Pahlawan 10 November 2015 sudah berlalu, kenapa Ketua DPRD tak mau minta maaf. “Ini pembohongan dan akal –akalan saja,“ imbuh Andi Ebit.

Sekretaris DPRD yang juga Sekretaris BKD DPRD Serdangbedagai Drs Sufrin kepada SIB mengatakan, BKD sudah melakukan proses yang hasilnya juga disampaikan pada pimpinan dewan. ”Jadi BKD bukan banci apalagi mendiamkan desakan kawan-kawan media. ”Bahkan secara lisan BKD  telah menyarankan agar Ketua DPRD meminta maaf,” paparnya.

Saat demo anggota DPRD melakukan rapat Badan Musyawarah (Bamus), Ketua DPRD kebetulan tak masuk kantor karena akan berangkat bersama Dandim Serdangbedagai mengikuti acara di Jakarta.

Ketua DPRD Serdangbedagai H Syahlan Siregar yang politisi Partai Amanat Nasional meski berkali – kali dihubungi SIB, Selasa (1/12) malam telepon selularnya tidak aktif.

Melalui SMS jam 20.12 WIB menulis : BKD Serdangbedagai terlambat menyampaikan info kepada kawan-kawan wartawan. Padahal BKD sudah memproses pengaduan wartawan beberapa bulan lalu, walaupun BKD belum membuat kesimpulannya,” bunyi SMS dari Ponsel Syahlan Siregar. (A30/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru