Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Permasalahan Sampah di Medan Mengawatirkan

* BLH Aktifkan Bank Sampah Keliling
- Kamis, 03 Desember 2015 10:52 WIB
399 view
Permasalahan Sampah di Medan Mengawatirkan
Medan (SIB)- Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan melakukan inovasi baru untuk mengatasi permasalahan sampah dengan membuat bank sampah yang bergerak atau mobile. Hal itu disampaikan Staf Badan Lingkungan Hidup Kota Medan Sonita Simangunsong usai menyampaikan materi sosialisasi pengelolaan sampah di Kelurahan Sei Kera Hilir I, Selasa (1/12) di Medan Perjuangan.

“Bank sampah keliling itu akan diterapkan di beberapa lingkungan di Kelurahan Sei Kera Hilir I dimana setiap rumah tangga difasilitasi karung sampah yang sudah dipilah-pilah dan ember yang menampung sampah organik. Setiap dua hari sekali, petugas bank sampah akan mendatangi setiap rumah tangga menjemput sampah organik dan sampah nonorganik” ujarnya.

Sampah organik  akan dikelola langsung menjadi kompos skala warga dan sampah nonorganik kemudian ditimbang dan dihargai sesuai harga bank sampah. Uang hasil penjualan sampah kemudian ditabung dan dapat dipakai untuk mengurangi biaya penjemputan sampah.

Program itu sudah dimulai dengan terlebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada 150 warga dan melatih 4 tenaga bank sampah keliling yang berasal dari masyarakat. Sosialisasi dan pelatihan itu dilakukan pada tanggal 23 November 2015 di Jalan Gurilla Gang Aman Sei Kera Hilir I.

Sonita Simangunsong mengatakan, inovasi pihaknya itu diharapkan menjadi model pengelolaan bank sampah di daerah kota dimana sebagaian besar warganya tidak punya waktu mengantar sampah ke bank sampah. Namun dengan penjemputan akan terbentuk antusiasme warga karena sampah hasil pemilahan di rumah tangga dapat diambil dan dimanfaatkan dengan segera.

Model pengelolaan sampah itu akan dikembangkan di berbagai kelurahan di Kota Medan. Dimana bank sampah keliling akan menjadi dasar pemilahan dan pengelolaan sampah secara mandiri oleh masyarakat yang tersingkronisasi dengan aktivitas penjemputan sampah.

Masyarakat yang ingin melakukan sosialisasi atau mendapat informasi tentang bank sampah, dapat berkoordinasi langsung dengan Badan Lingkungan Hidup Kota Medan. Dengan mengajukan permohonan yang ditandatangani pimpinan pemerintah setempat dan menyiapkan masyarakat yang ingin dilatih.
Sangat Mengawatirkan

Sonita Simangunsong mengatakan, permasalahan persampahan di Kota Medan sudah sangat mengawatirkan karena diperkirakan setiap harinya sekitar 800 ton sampah dibuang begitu saja ke sungai, lahan kosong, selokan dan dibakar oleh masyarakat.

Kodisi itu terjadi karena penampungungan yang sanggup diagkut ke TPA Terjun hanya 1500 ton serta terus terjadi pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan peningkatan tonase sampah yang diangkut ke TPA.

Tindakan pembuangan sampah sembarangan itu telah menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan serta dampak jangka panjang dengan perkiraan bahwa TPA pada akhirnya akan kesulitan menampung ribuan ton sampah setiap hari.

Menghadapi kondisi demikian maka BLH Kota Medan terus melakukan sosialisai kepada masyarakat terutama kalangan rumah tangga. Kunci utama pengelolaan sampah kalangan rumah tangga adalah pemilahan yang benar di sumber sampah. dengan pemilahan yang baik tidak saja lingkungan yang akan bersih namun juga hasil ekonomi yang dapat diterima rumah tangga karena sebenarnya banyak sampah masih dapat diolah kembali. (A12/y)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru