Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Kenaikan Tarif Listrik Bakal Menambah Pengeluaran Rumah Tangga

- Kamis, 03 Desember 2015 12:02 WIB
424 view
Kenaikan Tarif Listrik Bakal Menambah Pengeluaran Rumah Tangga
Medan (SIB)- Tarif listrik untuk kebutuhan rumah tangga 1.300 dan 2.200 VA kembali dinaikkan per 1 Desember. Kenaikan tarif listrik tersebut diperkirakan akan menyumbang inflasi sebesar 0,06 persen. Artinya tidak begitu besar memengaruhi kinerja laju tekanan inflasi secara keseluruhan. Karena selain spesifik ke pengguna tertentu dan angka kenaikan tarifnya hanya berkisar 11 persen.

Kenaikan tarif yang semula dari Rp 1.352/KWH menjadi 1.509/KWH diprediksi akan menambah pengeluaran rumah tangga menengah ke atas. “Kenaikan tarif listrik ini jika bersandar kepada laju tekanan inflasi Sumut yang sejak tahun berjalan hingga akhir tahun diperkirakan di bawah 3 persen, maka kebijakan saat ini dinilai tepat, karena inflasi masih sangat rendah sekali,” kata Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin, di Medan, Selasa (1/12).

Setelah kenaikan tarif ini, maka selanjutnya pengguna daya listrik 1.300 dan 2.200 akan membayar mengikuti fluktuasi nilai tukar, harga minyak mentah dunia dan besaran laju inflasi. Artinya kenaikan hanya terjadi saat ini, selanjutnya akan  mengikuti mekanisme sejumlah indikator yang ditetapkan.

Jadi pada dasarnya besaran tarif yang diberlakukan akan mengikuti besaran indikator-indikator tersebut. Bisa murah atau bahkan lebih mahal lagi.

Tergantung dari kemampuan pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kalau harga minyak mentah dunia, tentunya tidak bisa dikendalikan secara sepihak oleh pemerintah kita.

Sehingga saat ini yang disubsidi masih pengguna 900 VA ke bawah dan industri kecil. Dengan kenaikan tarif ini kita mengharapkan agar PLN bisa lebih berhemat agar uang tersebut bisa diinvestasikan untuk memenuhi defisit listrik yang kerap terjadi di wilayah Sumut, katanya. (A01/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru