Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Truk Semen Masuk Jurang di Sembahe, Sopir Tewas Terjepit

- Jumat, 04 Desember 2015 10:02 WIB
736 view
Truk Semen Masuk Jurang di Sembahe, Sopir Tewas Terjepit
SIB/Bob Sembiring
Truk Fuso BK 9456 DW bermuatan ratusan sak semen terlihat masuk ke jurang di Jalan Jamin Ginting KM 34-35, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang yang mengakibatkan sopir tewas, Kamis (3/12). Tampak sejumlah warga berada dilokasi kejadian.
Sibolangit (SIB)- Diduga mengalami rem blong, truk bermuatan ratusan sak semen masuk ke jurang di Jalan Jamin Ginting KM 34-35, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Kamis (3/12).

Akibat kejadian tersebut, sopir truk BK 9456 DW tersebut, Ruslan (62) warga Desa Binjai, Dusun II, Kecamatan Tebingtinggi, Sergai tewas terjepit kemudi stirnya. Sementara dua kernetnya Iwan Sinaga (23) warga Desa Naga Timbul, Kecamatan Sitakuis, Sibolga dan Dedi Suyitno (19) warga sama mengalami luka-luka ringan.

Informasi yang diperoleh wartawan, sebelum kejadian, korban Ruslan mengemudikan truk dari arah Medan menuju Tanah Karo mengantar pesanan ratusan sak semen. NamunĀ  baru sampai di kawasan Desa Bandarbaru, Kecamatan Sibolangit, truk mengalami kerusakan. Akibat kerusakan tersebut, sang sopir pun menghubungi mekaniknya melalui seluler. Usai berkomunikasi melalui seluler, Ruslan pun memutar truk yang dikemudikannya dan berencana akan kembali ke Medan untuk perbaikan truk.

Namun sesampainya di sekitar lokasi kejadian yang merupakan jalan menurun dan menikung, truk yang dikemudikannya mulai oleng diduga hendak membanting stir ke kanan yang merupakan tebing. Dikarenakan takut menabrak kendaraan yang lain, akhirnya truk langsung terus lurus hingga menyeruduk serumpun bambu dan masuk jurang.

"Dua orang kernetnya sempat lompat dari dalam truk. Namun sopir tak sempat, dia langsung nabrak segerombolan batang bambu dan dia pun lengket akibat kepala truk benyok," ungkap sejumlah warga di lokasi kejadian kepada wartawan.

Pantauan wartawan di lapangan evakuasi korban terlihat sangat sulit, petugas evakuasi dibantu puluhan warga sekitar terlihat harus membongkar semen ke truk yang lain. Petugas dengan menggunakan truk derek harus menarik kepala truk yang menghimpit sang sopir agar dapat dikeluarkan. Sekitar 3 jam kemudian, petugas baru berhasil mengevakuasi korban Ruslan dan langsung membawanya ke RSUP H Adam Malik Medan.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut, arus lalulintas sempat mengalami kemacetan, namun berhasil lancar kembali setelah sejumlah Polantas Polsek Pancurbatu terus melakukan pengaturan di sekitar lokasi.

"Untuk sementara kita menduga kecelakaan tersebut akibat rem blong. Dan korban sopir meninggal dunia di TKP, sedangkan kedua kernetnya masih mengalami luka ringan. Barang bukti truk yang dikendarai korban sudah kita amankan guna proses penyelidikan," ujar Kanit Lantas Polsek Pancurbatu AKP MKL Tobing. (A25/q)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru