Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Pelajar Tewas Ditabrak KA di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

- Jumat, 04 Desember 2015 10:03 WIB
469 view
  Pelajar Tewas Ditabrak KA di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Medan (SIB)- Peristiwa tabrakan melibatkan kereta api kembali terulang di Sumut. Kali ini seorang pelajar SMA MAN 1 kelas 3, M Rizki Harahap (17) warga asal Gunung Tua yang kini berdomilisi di Jalan William Iskandar/Pancing, Medan Tembung, Kamis (3/12) sore tewas dengan mengenaskan akibat ditabrak kereta api di perlintasan yang tidak memiliki palang pintu di Jalan Padang Kampung Toba, Medan Tembung.

Informasi yang dihimpun SIB di lokasi kejadian, Rizki saat itu mengendarai sepedamotor Yamaha RX King dan 3 temannya berboncengan dengan 2 sepedamotor berniat pulang ke rumah mereka masing-masing dalam kondisi hujan.

Ketika melintas di rel KA yang tak memiliki palang pintu di Jalan Rajawali/Jalan Pandang, 3 temannya berhasil lewat, tapi ban belakang sepedamotor Rizki nyangkut di rel. Di saat bersamaan, KA yang datang dari Rantauprapat menuju Medan melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak Rizki dan sepedamotornya.

Tubuh remaja itu terseret-seret hingga sejauh 30-35 meter, lalu terpental ke pinggir rel dengan kondisi sudah tak bernyawa. Sedangkan sepadamotor korban terseret sejauh. 500 meter. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memadati lokasi kejadian. Rekan-rekan Rizki berteriak histeris melihat rekannya tewas dengan kondisi mengenaskan. Tak lama, kerabat dan keluarga korban yang mendapat informasi, tiba di lokasi dan menjerit histeris atas kepergian remaja itu.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Z dan anggotanya tiba di lokasi. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan, guna kepentingan penyelidikan.

Salah seorang warga, Marni (39) mengaku menyaksikan sendiri peristiwa naas yang menimpa Rizki. Saat itu ada sejumlah pemuda yang sedang menimbun jalan yang berlubang, tepat di samping rel KA, sembari meminta uang jasa penimbunan.

"Namun sejumlah pemuda itu tak sempat menolong korban, dan hanya bisa berteriak. Seketika itu juga tubuh dan sepedamotor korban terseret. Sudah sering terjadi kecelakaan di lokasi. Terakhir seorang pengendara sepedamotor yang tewas akibat ditabrak KA. Lokasi itu rawan kecelakaan lantaran tak memiliki palang pintu. Jika ada palang pintu di lokasi, tentunya kecil kemungkinan kecelakaan terjadi," bebernya.

Kapolsek Kompol Lesman Z ketika dikonfirmasi mengatakan, kini jenazah berada di instalasi jenazah, guna kepentingan penyelidikan. Sedangkan sepedamotor korban yang sempat terseret sejauh 500 meter sudah kita amankan, untuk dijadikan barang-bukti. "Rekan-rekan korban masih dimintai keterangannya, guna mengetahui kronologi kejadian naas yang menimpa korban," ujarnya. (A20/y)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru