Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Bedah Buku “100 Tahun Pancaroba Etnis Tionghoa Sumut" Dihadiri Para Tokoh INTI dan PSMTI

*Museum Sejarah Etnis Tionghoa akan Didirikan di Medan
- Jumat, 04 Desember 2015 11:10 WIB
627 view
Bedah Buku “100 Tahun Pancaroba Etnis Tionghoa Sumut
BEDAH BUKU : Ketua MITSU-PSP Fadjar Suhendra (kiri) diabadikan bersama Ketua PSMTI Sumut Tongariodjo Angkasa, di sela Bedah Buku “100 Tahun Pancaroba Etnis Tionghoa Sumut”.
Medan (SIB)- Acara Bedah Buku “Seratus Tahun Pancaroba Etnis Tionghoa Sumatera Utara” yang diterbitkan Assosiasi Sejarah Etnis Tionghoa Sumatera Utara-Hongkong  di Gedung MITSU-PSP Kampus Hijau STBA-PIA, Rabu (2/12) malam, dihadiri tokoh masyarakat Tionghoa dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumatera Utara, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Utara dan para tokoh organisasi Tionghoa lainnya.

“Keharmonisan itu sangat terasa di antara masyarakat etnis Tionghoa yang hadir,” ujar Fadjar Suhendra, Ketua Perhimpunan Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara Peduli Sosial dan Pendidikan (MITSU-PSP).

Hal ini  juga diamini Tongariodjo Angkasa, Ketua PSMTI Sumatera Utara dan Tomi Wistan, Sekretaris Jenderal INTI Sumatera Utara  di sela-sela acara tersebut.

Lebih lanjut, Fadjar Suhendra  menyatakan, setelah membaca buku tersebut hal pertama yang terlintas dalam pikirannya adalah senang dapat berbagi dengan seluruh organisasi masyarakat Tionghoa Sumut.

Sementara Sekretaris INTI Sumut Tomi Wistan dalam sambutannya menyatakan, dukungan INTI Sumut atas eratnya kerjasama  antar etnis Tionghoa Sumut  sebagaimana di Hongkong dan Macau. Untuk itu, INTI Sumut sangat senang menerima ajakan MITSU-PSP untuk selalu menjaga keharmonisan di antara masyarakat etnis Tionghoa di Sumut.

Dalam kesempatan itu, baik Tongariodjo maupun Tomi Wistan, menyatakan dukungannya kepada MITSU-PSP yang dalam rencana program kerjanya akan mendirikan Museum Sejarah Etnis Tionghoa Sumut di Medan.

Bedah buku “Seratus Tahun Pancaroba Etnis Tionghoa Sumatera Utara” ini merupakan buku sejarah masyarakat etnis Tionghoa Sumut yang disusun selama lebih dari 4 tahun oleh masyarakat Tionghoa di Hongkong, yang dahulunya menetap di Sumut  dengan membentuk “Assosiasi Sejarah Masyarakat Etnis Tionghoa Sumatera Utara”. Juga akan mengajak masyarakat etnis Tionghoa dari berbagai kalangan di Hongkong, Macau, Taiwan dan RRT untuk bersama-sama menyusun buku tersebut, dan terselenggara berkat kerjasama MITSU-PSP, INTI Sumut, PSMTI Sumut, Perhimpunan Penulis Tionghoa Indonesia Cabang Sumut, Alumni Mian Chung dan Perpustakaan 22 Marga. (A14/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru