Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Seleksi Petugas Kloter Haji Digelar Serentak di Seluruh Kanwil

- Jumat, 13 Mei 2016 19:35 WIB
367 view
Jakarta (SIB)- Kementerian Agama melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PH, hari ini, Kamis (12/5) melaksanakan tes petugas haji yang menyertai jemaah (kloter) secara serentak di seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Seleksi petugas kloter ini diikuti oleh 2.188 peserta hasil seleksi tahap kedua di tingkat Kabupaten dan Kota yang dilaksanakan Rabu (27/4) lalu. Mereka terdiri dari unsur Kemenag  Kabupaten/Kota, unsur masyaraakat, pondok pesantren, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan instansi terkait.

Seleksi ini dilakukan untuk memperoleh 770 kuota petugas kloter yang terbagi dalam dua kategori, yaitu: Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI)  dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).  Proses seleksi akan dilakukan di Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia. Untuk wilayah DKI Jakarta, akan dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dan dimulai pukul 08.00 WIB Kamis (12/5).

Dalam pantauan Pinmas yang hadir dalam proses seleksi akhir petugas haji untuk Kantor  Wilayah DKI Jakarta, peserta yang seluruhnya berjumlah 58 peserta telah hadir sebelum pelaksanaan tes dilakukan di Aula Serbaguna Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Setelah dibuka oleh Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Abdurrahman dilanjutkan dengan penyerahan berkas soal yang masih disegel dari Ditjen PHU kepada Kakanwil selaku penyelenggara tes tingkat Kanwil. Sebelumnya, pihak dari Inspektorat Jenderal yang diwakili oleh Kabag Umum Akhmad Hariyanto membacakana tata tertib tes proses pelaksanaan tes yang dilakukan dalam dua tahap, tes tertulis dan wawancara.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Abdurrahman mengatakan bahwa tes ini dilakukan untuk menetapkan petugas haji yang akuntabel dan memahami perang serta tugas fungisnya sehingga dilakukan tes. Tes ini dengan sejumlah tahapannya, dilakukan dan merupakan upaya Kementerian Agama memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.

"Akuntabilitas hasil tes ini salah satunya yang akan menentukan keberhasilan proses haji, sehingga jangan menganggap ini sebagai sekedar formalitas semata," tegas Abdurarahman.

Dikatakan Abdurrahman, ke depan, petugas haji tantangan dan tugasnya semakin berat, terlebih dengan angka daftar tunggu yang panjang di Jakarta yang sudah sampai 20 tahun. Tentunya, ujar Abdurrahman, calon jamaah haji berharap dapat melaksanakan rangkaian ibadah hajinya dengan baik dan memenuhi seluruh wajib dan rukunnya.

"Peran petugas haji sangat signifikan dalam menentukan kualitas ibadah calon jamaah haji, sehingga dibutuhkan petugas haji yang memahami dengan baik peran dan tugasnya juga manasiknya (pengetahuan fiqh, ibadah, regulasi, dan pengetahuan lainnya tentang haji)," ucap Kakanwil.

Sementara itu, dalam keterangannya kepada Pinmas, Kasubdit Pembinaan Petugas Khoirizi Dasir Rabu (11/5) mengatakan, pelaksanaan tes diawasi langsung Tim Pengawas dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Sehingga Khoirizi berharap seleksi petugas kloter ini akan  dapat menjaring para petugas haji yang profesional dan lebih mengutamakan pelaksanaan tugas pembinaan, pelayanan dan perlindungan jamaah saat bertugas nanti. Hal ini menurutnya sesuai dengan  motto "Saya ibadah untuk bertugas, bukan bertugas untuk ibadah." (Pinmas Kemenag/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru