Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Hasil Musorkablub KONI Labuhanbatu Dianggap Tidak Sesuai

- Sabtu, 27 April 2019 15:48 WIB
290 view
Hasil Musorkablub KONI Labuhanbatu Dianggap Tidak Sesuai
SIB/Dok
BERI KETERANGAN : Pengurus KONI Labuhanbatu saat memberi keterangan pada awak media mengenai kekisruhan, Jumat (26/4).
Labuhanbatu (SIB) -Jajaran kepengurusan KONI Kabupaten Labuhanbatu dilanda isu tidak sedap, bahkan disebut-sebut terjadi kekisruhan.

Pasalnya, penerapan hasil pasca Musorkablub yang dihadiri utusan KONI Sumut beberapa waktu silam, diduga tidak sesuai kesepakatan di antara pengurus sesuai pleno sebelumnya.

Informasi diperoleh, usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Labuhanbatu periode 2016-2020, Sabtu (24/3) silam, belakangan Fery Wijaya merombak sejumlah jajaran pengurus.

"Musorkablub yang dihadiri perwakilan KONI Sumut lalu, hanya memilih Ketua menggantikan Plt. Belakangan, terjadi pergantian pengurus dan bidang lainnya," ujar pengurus KONI Labuhanbatu, Suwarno didampingi Suhendra, Samsul Sipahutar dan lainnya, Kamis (25/4) di Rantauprapat.

Diceritakan mereka, tanggal 11 April 2019, SK Ketua KONI Labuhanbatu dengan nomor : 26/KONI-SU/IV/2019 tanggal 11 April 2019, dikeluarkan KONI Sumut dengan tidak ada pergantian seorangpun pengurus yang lama.

Namun, kembali pada tanggal 22 April 2019 keluar SK baru dengan struktur pengurus diganti. "Pertanyaannya, dasar perombakan sejumlah pengurus itu apa?," sebut mereka.

Ditambahkan pengurus lainnya, Bareta Barus, pemimpin harus mampu beradaptasi dalam segala hal dan mengubah perbedaan menjadi suatu keindahan.

"Kemampuan pemimpinlah membuat perbedaan menjadi indah dan harmonis. Hindari dan perkecillah konplik di tengah-tengah kelompok. Jadilah pemimpin yang bijak dan cerdas," sarannya.

Terpisah, Syaiful Azwar Sekretaris KONI dan Ojak Hutagalung selaku Humas/Publikasi Media Massa sesuai SK tanggal 11 April 2019 saat ditemui, Jumat (25/4l) di Rantauprapat, mengaku heran kondisi kekinian itu.

Seingatnya, pasca SK tanggal 11 April 2019 diterbitkan, hanya sekali pertemuan pengurus yang dihadiri Fery Wijaya dan mantan Plt Ketua KONI, Ade Huzaini.

Rapat perdana pasca ketua baru pada tanggal 15 April 2019 tersebut, bertujuan membahas persiapan menghadapi Porprovsu mendatang. Belum lagi tuntas, peserta membahas pergantian bendahara karena mengundurkan diri.

"Pengurus sepakat penentuan bendahara kewenangan Ketua KONI. Tetapi berkembang ke arah akan digantinya pengurus lain, di sanalah terjadi perdebatan hingga selesai rapat, tidak diambil kesepakatan pergantian pengurus lama selain bendahara," bebernya.

Tetapi sambung Ojak Hutagalung, belakangan keluar SK KONI Labuhanbatu tanggal 22 April 2019 yang telah merubah sebagian besar pengurus. "Kalau ditanya, saya sendiri heran apa dasar perombakan itu?," tanya Ojak.

Ketua KONI Labuhanbatu, Fery Wijaya alias Alung dikonfirmasi via pesan singkat , Kamis (25/4) malam, membantah adanya konflik di tubuh organisasi yang kini dipimpinnya.

"Terima kasih atas infonya. Perlu saya garis bawahi di KONI Labuhanbatu pasca Musorkablub tidak ada kisruh yang ada hanya penyegaran pengurus," sebutnya .

SIAPKAN ATLET
KONI Kabupaten Labuhanbatu menyiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang akan digelar mulai 23 Juni 2019 di Medan. Traning centre (TC) terhadap atlet dari 9 cabang olahraga akan dimulai pekan depan.

"Pokoknya kita siap menghadapi Porprovsu," kata Ketua KONI Labuhanbatu Ferry Wijaya Saragih didampingi bendahara, Syafaruddin, dalam rapat KONI dengan pengurus cabang-cabang olahraga, Jumat (26/4) sore, di Kantor KONI Labuhanbatu komplek Stadion Binaraga Rantauprapat.

"Untuk TC ini kita sepakati saja mulainya hari Senin (29/4). Pada saat bulan puasa kita kurangi saja jam latihannya dari yang biasa 3 jam jadi 1 jam atau 1,5 jam, dan TC boleh dilakukan di mana saja," sebut Ferry.

Samsir dan Sabri dari cabor Pencak Silat merespon positif usulan Ferry. Menurutnya, selama Ramadan, atlet cukup memanfaatkan 1,5 jam untuk latihan. Apalagi atletnya rata-rata masih studi di luar Kota Rantauprapat.

Sekretaris PASI Labuhanbatu, Sirot, menyebut atletnya sudah latihan persiapan Porprovsu sejak tahun lalu. TC juga akan dilanjutkan mulai pekan depan.

Usai rapat, Syafaruddin yang juga pelatih tenis meja itu menyebut KONI Labuhanbatu akan mengirim sedikitnya 80 atlet dari 9 cabang olahraga untuk berlaga di Porprovsu.

"Lebih 80 atlet yang akan kita kirim ke Poprovsu dari sembilan cabor, yakni catur, pencak silat, karate, voli, tinju, bilyar, gulat, angkat berat dan atletik," sebut Safar.

Rapat ini dihadiri pengurus IPSI, Forki (Karate), PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), Percasi (catur), PTMSI (tenis meja) dan lainnya. (L04/BR6/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru