Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

PSMS Datang dengan Modal Dua Kemenangan di Markas Garudayaksa

Christopel H Naibaho - Sabtu, 24 Januari 2026 20:01 WIB
1.551 view
PSMS Datang dengan Modal Dua Kemenangan di Markas Garudayaksa
Foto: Dok/PSMS
Pemain PSMS sedang menjalani latihan di Stadion Pakansari Bogor, Sabtu (24/1/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pertandingan Garudayaksa melawan PSMS Medan menjadi laga penting pada lanjutan Liga 2 Grup 1 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026) pukul 15.30 WIB. Duel ini sarat tekanan bagi tuan rumah yang tengah berupaya bangkit setelah gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.

Garudayaksa masih berada di puncak klasemen Grup 1 wilayah barat dengan koleksi 30 poin. Namun posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena Adhyaksa FC terus membayangi di peringkat kedua dengan raihan poin yang sama. Hasil tiga kali imbang dan satu kekalahan membuat Garudayaksa wajib menang demi menjaga jarak dari pesaing terdekatnya.

Ketatnya persaingan papan atas pada pekan ke-17 kompetisi semakin menambah beban Garudayaksa. Kehilangan poin di kandang sendiri berpotensi menggeser posisi mereka dari singgasana klasemen.

Di sisi lain, PSMS Medan datang ke Bogor dengan kepercayaan diri tinggi. Ayam Kinantan mencatat dua kemenangan beruntun yang mengangkat mereka ke posisi kelima klasemen sementara dengan 23 poin. Tren positif ini menjadi modal berharga untuk menantang pemuncak klasemen di kandangnya.

Baca Juga:
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya tiba dengan persiapan optimal. Ia menyebut seluruh pemain dalam kondisi siap, meski satu pemain asing dipastikan absen karena cedera.

"Alhamdulillah persiapan PSMS berjalan baik. Kami berangkat membawa 23 pemain, semuanya sehat. Satu pemain, Vitor Barata, belum bisa dimainkan karena cedera. Selebihnya siap menghadapi Garudayaksa," ujar Eko dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Eko juga menilai adaptasi pemain berjalan cepat sejak dirinya dipercaya menangani PSMS. Hal tersebut berdampak langsung pada performa tim yang berhasil meraih dua kemenangan beruntun.

"Saya tertarik menangani PSMS karena nama besar klub dan dukungan suporternya. Pemain cepat menyesuaikan diri dengan filosofi permainan yang kami terapkan dan hasilnya cukup positif," katanya.

Menghadapi Garudayaksa yang dikenal memiliki pemain-pemain cepat, Eko menegaskan timnya tetap fokus pada permainan sendiri dan tidak ingin terlena dengan kekuatan lawan.

"Siapa pun lawannya di grup ini bisa saling mengalahkan. Kami tetap waspada dan fokus dengan cara bermain PSMS," tegas pelatih berusia 49 tahun tersebut.

Ia menambahkan bahwa setiap pertandingan di Liga 2 memiliki arti penting karena satu kesalahan kecil bisa berdampak pada posisi di klasemen.

"Setiap laga itu penting. Kalau lengah, posisi bisa bergeser satu atau dua strip. Target kami berusaha meraih poin," ujarnya. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Komisaris Harian SIB GM Marulam Panggabean Tutup Usia
Navigator College Australia Merasa Spesial Dimuat di Harian SIB
Tokoh Masyarakat Bandarkhalifah Sergai Apresiasi Empati Harian SIB Terhadap Suminem
Wartawan Harian SIB Ater Marpaung Tutup Usia
Ketua PSSI dan Ketua SC Piala Presiden Turut Kawal Pertandingan PSMS Medan vs PSM Makassar
Putra-Putri Pertamina Energi Bidik Juara Proliga 2018
komentar
beritaTerbaru