Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026
Tim Pemenangan PON Sumut Dinilai Kurang Maksimal

Gagalnya Sumut Tuan Rumah PON 2020 Merupakan Pukulan Berat

*Sumut Lambat lakukan Lobi
- Jumat, 14 Maret 2014 17:18 WIB
563 view
Gagalnya Sumut Tuan Rumah PON 2020 Merupakan Pukulan Berat
Medan (SIB)- Tim pemenangan Sumut tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 dinilai kurang maksimal melakukan pendekatan pada KONI provinsi lain, sehingga menjadi penyebab kegagalan masuk tiga besar calon tuan rumah multi event empat tahunan tersebut.

Ketua Forki Sumatera Utara Rahmat Shah saat dihubungi dari Medan, Rabu mengatakan kegagalan Sumut menjadi calon tuan rumah PON XX tahun 2020 merupakan pukulan yang cukup berat, karena sebenarnya daerah ini memiliki potensi sebagai pendukung.

Kegagalan itu tentunya tidak terlepas dari ketidakmampuan meyakinkan induk cabang olahraga dan KONI se-Indonesia bahwa Sumut memiliki kemampuan sebagai penyelanggara PON dengan berbagai kelebihan yang dimiliki dibanding daerah lain.

Meski tim pemenangan yang dibentuk Pemprov Sumut itu sudah cukup serius, namun ia menilai masih terkesan kurang maksimal karena dalam melakukan pendekatan kepada KONI dari provinsi lainnya tanpa dengan alat pendukung.

"Hanya berada di posisi kelima dengan perolehan 27 suara tentunya memalukan bagi Sumut. Padahal belakangan ini kita sudah menunjukkan berbagai kemajuan dari beberapa cabang olahraga, misalnya kita sudah mampu menjadi salah satu kiblat karate di Indonesia," katanya.

Meski demikian, menurut Aggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal sumatera Utara ini, kegagalan menjadi tuan rumah PON tersebut tidak harus menjadi penyesalan yang berkepanjangan sehingga mengabaikan pembinaan terhadap atlet.

Yang penting dari itu semua, lanjut dia, bagaimana semua insan olahraga maupun pemangku kepentingan di derah itu dapat belajar dan berkaca dari pengalaman sebelumnya agar kedepan dapat lebih mempersiapkan diri jika masih ingin mencalonkan menjadi tuan rumah PON.

"Kita tidak boleh terus larut dalam kesedihan, yang penting bagimana kita dapat belajar dari kegagalan itu. Kalau kita mau, tidak ada yang mustahil asalkan kita bersama-sama," katanya.

Sumatera Utara dalam voting pada Rapat Anggota Tahunan KONI di JHCC, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2014) malam, hanya berada di posisi kelima dengan perolehan 27 suara.

Posisi pertama diperoleh, Papua dengan perolehan 66 suara, disusul posisi kedua dan ketiga Aceh dan Bali masing-masing 46 suara, sedangkan Jawa Tengah 28 suara dan terakhir Sulawesi Selatan 23 suara. (Ant)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru