Mulai 9 Maret, 252 SPPG di Sumut Ditutup Sementara
Jakarta(harianSIB.com)Sebanyak 492 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah Sumatera ditutup sementara. Penutupan ini diambil karen
Indonesia dan Australia adalah dua negara tetangga yang memiliki hubungan panas dingin sejak Timor Timur masih menjadi bagian dari NKRI sampai kepada artikelnya David Jenkins yang mengupas tentang gurita bisnis Soeharto di Indonesia.
Tumbangnya Marcos melalui gerakan Poeple’s Power di Filipina itu, membuat sang presiden lari terbirit-birit ke luar negeri. Soeharto yang merasa tersindir dengan tulisan wartawan Australia di salah satu koran terkemuka dan berpengaruh di Australia itu jelas murka.
Langkah yang diambil Pak Harto pada saat itu adalah menghentikan hubungan diplomatik dengan Australia dan melarang wisatawan Australia melancong ke Indonesia.
Hubungan RI-Australia terus mengalami pasang surut dan panas dingin seperti Tom & Jerry. Hubungan kedua negara kembali memanas ketika intelijen Australia melakukan tindakan penyadapan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengambil sikap tegas dengan menarik Duta Besar Indonesia untuk Australia dari Canberra dan menghentikan sejumlah kerja sama antara kedua negara yang sudah disepakati bersama.
Begitulah riwayat hubungan kedua negara bertentangga ini. Australia pernah membantu Indonesia secara nyata saat Tragedi Bom Bali dan petaka tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, dan sebaliknya Indonesia menjadi salah satu pasar utama produk Australia dan investor terbesar ke-9 di Indonesia dengan nilai investasi 700 juta dolar AS.
Mencermati pasang surut dan panas dingin hubungan RI-Australia ini, pengamat politik Dr Colin Brown dari Griffith University, Brisbane, Australia bertamsil “Hubungan Indonesia-Australia ibarat Roller Coaster: naiknya lambat, tetapi ketika sudah mencapai puncak akan menukik secara cepatâ€.
Indonesia dan Australia sudah saling berhubungan jauh sebelum Indonesia merdeka. Dan, Australia adalah salah satu negara yang turut mendukung kemerdekaan Indonesia.
Salah satu bantuan Australia untuk kemerdekaan Indonesia ditunjukkan oleh serikat buruh pelabuhan Australia. Mereka melakukan pemboikotan dan pelarangan kapal Belanda yang membawa persenjataan untuk militer Belanda di Indonesia. Akibat reaksi ini, Belanda melakukan agresi pada tanggal 20 Juli 1947.
Hubungan kedua negara kembali memanas pada tahun 2006. Indonesia menarik duta besarnya di Australia. Penyebabnya, kala itu Australia memberikan visa sementara untuk 42 warga Papua. Ke 42 warga Papua itu mengatakan, mereka lari karena dikejar-kejar oleh militer Indonesia.
Presiden Susilo Bambang Yudoyono telah mengontak Perdana Menteri Australia John Howard untuk meminta agar para pengungsi dipulangkan, sebab langkah Australia memberikan suaka tersebut dapat mengganggu hubungan kedua negara.
“Tindakan (penyadapan oleh) Amerika Serikat dan Australia jelas telah merusak kemitraan strategis dengan Indonesia sebagai sesama negara penganut sistem demokrasi,†tulis SBY melalui akunnya, @SBYudhoyono.
Presiden SBY juga menyesalkan pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang terkesan meremehkan isu penyadapan terhadap Indonesia tanpa menunjukkan rasa penyesalan, padahal sejak kabar penyadapan oleh AS dan Australia itu muncul, Indonesia telah menyatakan protes keras.
Peraih Civil Justice Award Nasional 2013 dari Aliansi Pengacara Australia Ferdi Tanoni mengatakan Australia telah dengan sengaja melanggar kedaulatan NKRI dengan alasan menggiring keluar para imigran tersebut sampai tujuh mil dari daratan Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.
Langkah yang dilakukan Australia tersebut sebuah tindakan pelecehan terhadap martabat dan harga diri Bangsa Indonesia, sehingga sepatutnyalah Jakarta segera mengambil tindakan atas insiden tersebut.
Pemerintahan koalisi Australia pimpinan PM Tony Abbott seharusnya menciptakan suasana persahabatan yang saling menghormati terhadap hak kedaulatan masing-masing negara, dengan membangun sebuah kerja sama komplimenter yang saling melengkapi guna mensejahterakan rakyatnya masing-masing.
IAksi kapal perang AL Australia yang memasuki wilayah perairan Indonesia secara semena-mena itu, setelah Kepolisian Resor Rote Ndao di Pulau Rote, sekitar 40 mil dari Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur mengamankan 45 imigran gelap asal Timur Tengah yang terdampar di Dusun Kakaek, Desa Lenupetu, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao di Pulau Rote, Senin (6/1).
Yusuf Ibrahim kemudian menunjukkan bukti pelanggaran kedaulatan NKRI tersebut berupa JPS yang menunjukkan bahwa kapal perang AL Australia tersebut telah memasuki wilayah perairan Indonesia, sekitar tujuh mil dari daratan Pulau Rote.
Para imigran tersebut tiba di perairan Pulau Rote pada 6 Januari 2014 sekitar pukul 02.00 Wita pada Senin dini hari, namun baru diketahui oleh warga Desa Lenupetu di Kecamatan Pantai Baru pada pukul 06.00 Wita.
Australia sudah berulang kali melakukan tindakan tidak terpuji terhadap Indonesia lewat skandal penyadapan beberapa waktu lalu dan sejumlah kisah masa lalu, kini kembali berulah dengan melanggar wilayah kedaulatan NKRI saat mengusir pulang para imigran yang hendak mencari suaka di negeri Kanguru itu.
Sebagai bangsa yang bermartabat, sepantasnya pemerintahan PM Australia Tony Abbott menyampaikan permintaan maaf kepada Indonesia atas tindakan AL Australia tersebut, karena bukanlah sebuah persoalan sepeleh dalam membangun hubungan persahabatan antarbangsa.
Tindakan Australia dalam kasus ini, sama sekali tidak menghormati hukum yang berlaku di Indonesia, khususnya di wilayah perairan yang tidak bisa dilihat sebagai hal yang biasa dalam hubungan bilateral dua negara.
Sikap tegas Indonesia yang perlu ditunjukkan adalah mengadakan pertemuan antarmenteri luar negeri kedua negara guna menyelesaikan masalah tersebut, karena kebijakan Perdana Menteri Australia Tony Abbott itu harus ditentang karena negara itu mau enaknya saja dalam hubungan dua negara.
Sejak bulan Juli lalu, sudah empat buah perahu nelayan asal Indonesia yang dimusnahkan di Australia, dan para awak kapalnya ditahan untuk diproses hukum lebih lanjut.
John Marrington dari Otorita Pengelola Perikanan Australia mengatakan perahu-perahu tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, karena mengancam lingkungan serta tidak laik berlayar.
Kasus pemusnahan perahu nelayan Indonesia tersebut, bukanlah sebuah peristiwa baru dalam hubungan diplomatik kedua negara, tetapi jauh sebelumnya kasus serupa juga sudah pernah terjadi.
Begitulah panas dingin hubungan diplomatik Indonesia-Australia yang dilukiskan oleh mantan PM Australia Kevin Rudd dalam bahasa jenaka seperti film kartun Tom & Jerry, terkadang penuh bara, namun kemudian mesra. (Antara/W)
Jakarta(harianSIB.com)Sebanyak 492 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah Sumatera ditutup sementara. Penutupan ini diambil karen
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution secara resmi membuka Kolaborasi Pekan Ramadan Sumatera Utara 2026, di kawasa
Simalungun(harianSIB.com)Polres Simalungun melakukan monitoring dan pengamanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu
Tanjungbalai(harianSIB.com)Dalam upaya menyukseskan program swasembada pangan nasional, Polres Tanjungbalai melaksanakan kegiatan Penanaman
Medan(harianSIB.com)Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara dan Kota Medan pada Novembe
Jakarta(harianSIB.com)Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah Israel melancarkan serangan udara besarbesaran ke ibu kota
Simalungun(harianSIB.com)Mobil Mitsubishi Expander tertabrak kereta api di Km 40000 perlintasan liar petak Jalan Stasiun Dolok MerangirSta
Sergai(harianSIB.com)Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdangbedagai (Sergai) menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor (c
Simalungun(harianSIB.com)Kepolisian Resor (Polres) Simalungun melaksanakan tanam jagung secara serentak di lahan pertanian di Desa Purbasari
Pematangsiantar(harianSIB.com)Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsiantar mengamankan empat unit sepeda motor yang menggunakan kn
Kabanjahe(harianSIB.com)PERMATA (Kaum Muda) GBKP berkolaborasi dengan Unit Misi Terpadu Pertanian dan Peternakan (MTPP) GBKP mengembangkan k
Medan(harianSIB.com)Provinsi Sumatera Utara dibayangi potensi lonjakan pengangguran akibat ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumla