Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 22 April 2026

Cerita Mengharukan, Desa yang Dibangun 2 Orang

- Minggu, 26 Februari 2017 12:25 WIB
359 view
Cerita Mengharukan, Desa yang Dibangun 2 Orang
Kathmandu (SIB) -Gempa bumi menghantam Nepal. Manekharka, desa kecil di sana pun turut hancur. Namun segera bangkit dengan segala keterbatasan, oleh suami istri ini.

Duka masih sedikit menyelimuti Nepal pasca diluluhlantahkan oleh gempa berkekuatan 7,8 skala richter dua tahun lalu. Banyak bangunan roboh hingga menewaskan ribuan orang. Kini pelan-pelan pemerintah Nepal menata kembali negaranya. Termasuk, sepasang suami istri bernama Maila dan Dawa Jangbo.

Seperti dilansir oleh BBC Travel, Selasa (21/2) Maila dan Dawa Jangbo merupakan penduduk asli Desa Manekharka. Desa kecil yang berada di lereng pegunungan di Distrik Sindupalchow. Berjarak sekitar 65 km dari Kathmandu, ibukota negara Nepal atau memakan waktu selama 7 jam naik bis.

Manekharka hanya ditempati tak lebih dari 100 orang. Saat gempa, desa ini pun luput hancur. Bangunan-bangunan sekolah hingga klinik roboh. Beberapa orang tewas dan sisanya panik kalang kabut. Tempat tinggal mereka nyaris rata dengan tanah!

Maila dan Dawa Jangbo berhasil menyelamatkan diri. Hingga gempa selesai, betapa terbelalaknya mata mereka melihat pemandangan di depan mata. Air mata tumpah, perasaan gundah gulana.

Tak mau larut dalam emosi kesedihan, mereka berdua bangkit. Mengajak sekitar 23 orang, hal yang pertama dilakukan adalah membuat tempat tinggal sementara entah dari seng atau tumpukan batu.

"Mungkin membangun desa ini butuh 50 tahun lamanya," keluh Maila.

Tak hanya tempat tinggal, perkebunan para penduduk Desa Manekharka juga turut hancur. Kembali, Maila dan Dawa Jangbo langsung mencari sisa-sisa makanan yang dapat dilahap. Kembali menggarap kebun kecil-kecilan, agar tetap bisa melangsungkan hidup.

Sisa-sisa pakaian juga dikumpulkan. Prioritas pertama adalah anak-anak, baru kemudian orang dewasa. Akan tetapi, 'bangkit kembali' bukanlah barang mudah di Manekharka. Segalanya terbatas.

Bahkan setiap orang yang berpapasan akan saling bertanya, 'apakah kamu punya makanan?'. Atau pertanyaan lain yang sering terucap ketika hendak diminta bantuan, 'apa yang harus saya lakukan, saya saja tidak punya rumah'.

Maila dan Dawa Jangbo terus menginspirasi penduduk Desa Manekharka. Mereka terus percaya, untuk bisa kembali mendapatkan kehidupan seperti semula.
Tinggal soal waktu yang jadi urusan.

Apa yang Maila dan Dawa Jangbo serta penduduk desanya lakukan, akhirnya berbuah manis. Pemerintah Nepal dan organisasi dunia turun tangan membantu. Kendala yang paling utama adalah, sulitnya aksesbilitas ke sana.

Kini, penampungan yang lebih layak telah tersedia. Klinik sudah kembali buka, dengan dokter-dokter dari desa-desa tetangga dan Kota Khatmandu yang bertugas ke sana. Sekolah pun kembali buka, agar anak-anak dapat belajar.

Maila dan Dawa Jangbo layak diberi penghargaan. Kisah mereka begitu inspiratif nan patut dicontoh. Traveler yang pergi ke sana pun bisa belajar, mengenai arti bekerja keras dan pantang menyerah dari dua orang itu yang membangun desanya.(detikTravel/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru